Sopir Ambulans “Main Voli” Pasien Meninggal Dunia : TRC PPAI Angkat Suara

Tuesday, 18 November 2025 - 15:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TRC PPAI GORONTALO Dikrison Imran

Ketua TRC PPAI GORONTALO Dikrison Imran

Akulturasi Post, Kota Gorontalo – Dunia maya kembali diramaikan oleh kabar memilukan terkait meninggalnya seorang pasien yang diduga terlambat mendapatkan penanganan medis karena sopir ambulans dianggap sibuk bermain voli. Informasi tersebut memicu beragam reaksi dan kecaman dari warganet.

Menanggapi hal ini, Ketua TRC PPAI Gorontalo menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kematian pasien tersebut. Ia menekankan bahwa ia juga prihatin dan berharap kejadian serupa tidak terulang.

Namun, ia juga menyampaikan klarifikasi penting terkait penyebarannya informasi yang menurutnya belum sepenuhnya sesuai fakta. Sebagai organisasi yang menaungi seluruh pengemudi ambulans di Gorontalo, TRC PPAI telah melakukan wawancara langsung dengan pengemudi yang bersangkutan.

Menurut keterangan pengemudi, ia sebenarnya sudah menerima panggilan telepon tugas dan segera kembali ke puskesmas. Namun setibanya di sana, kepala puskesmas malah meminta untuk melanjutkan keikutsertaannya dalam kegiatan pertandingan voli, yang merupakan rangkaian lomba antar fasilitas kesehatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN).

“Yang bersangkutan sudah kembali ketika dipanggil, tetapi diarahkan untuk tetap mengikuti lomba. Jadi konteks ‘bermain voli’ itu bukan kegiatan pribadi, tetapi rangkaian resmi HKN,” jelas Sekretaris TRC PPAI Gorontalo.

Pihak TRC PPAI meminta masyarakat untuk tidak langsung menyalahkan sopir ambulans tanpa mengetahui fakta utuh di lapangan. Mereka juga berharap adanya evaluasi internal dari pihak terkait agar mekanisme pengugasan ambulans lebih tertata sehingga tidak terjadi keterlambatan layanan.

Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem respons darurat demi keselamatan pasien.

Berita Terkait

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah
HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone: Menjaga Api Perjuangan Sang Pahlawan Gorontalo
“Masih Banyak Warga Pohuwato Belum Punya SIM, Polisi Buka Jalan: Bhabinkamtibmas Siap Bantu!”
Gugatan Pengurus KUD Idris kadji cs ditolak ! Kuasa hukum “Zuryati Dkk sudah bisa undang anggota buat RAK atau RALub”

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Friday, 11 September 2026 - 06:11

HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo

Friday, 11 September 2026 - 00:42

HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?

Thursday, 10 September 2026 - 09:19

HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone: Menjaga Api Perjuangan Sang Pahlawan Gorontalo

Berita Terbaru