Marc Marquez harus menepi 16 pekan

Thursday, 16 October 2025 - 06:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marc Marquez

Marc Marquez

Jakarta – Pembalap Ducati Marc Marquez diperkirakan menepi hingga 16 pekan setelah menjalani operasi bahu kanan akibat kecelakaan dalam MotoGP Indonesia, dan terancam absen hingga akhir musim 2025.

Menurut analisis dokter Pedro Luis Ripoll seperti dikutip Marca, cedera Marquez memiliki prognosis baik, namun tetap membutuhkan waktu pemulihan panjang.

“Jika ada patah tulang yang menyertai, biasanya ditangani dalam waktu operasi yang sama,” kata dokter Ripoll.

Marquez terlempar dari motor GP25 setelah ditabrak dari belakang oleh pembalap Aprilia Marco Bezzecchi pada lap pertama GP Indonesia di Mandalika, 5 Oktober lalu.

Ia mengalami patah tulang korakoid dan kerusakan ligamen pada bahu kanan, yan memaksanya menjalani operasi stabilisasi dan perbaikan ligamen akromioklavikular.

Setelah kecelakaan, juara dunia MotoGP 2025 itu berharap pulih tanpa tindakan operasi. Namun, hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan tidak ada tanda stabilisasi yang cukup setelah satu minggu imobilisasi, sehingga tim medis memutuskan mengoperasinya.

“Untungnya, cederanya tidak terlalu serius, tetapi penting untuk menghormati waktu pemulihan,” kata Marquez setelah diagnosis awal.

Akibatnya, peluang Marquez kembali membalap pada sisa musim 2025 menipis.

Seri terakhir MotoGP akan digelar di Valencia pada 14–16 November.
Ducati telah mengonfirmasi Marquez absen dalam dua seri berikutnya di Phillip Island dan Sepang.

Kabar baiknya, tim dokter memastikan cedera ini tidak memiliki hubungan dengan cedera lama Marquez pada lengan kanan yang pernah membuatnya absen panjang sejak kecelakaan di Jerez pada 2020.

Untuk menggantikan Marquez di MotoGP Australia akhir pekan ini, Ducati menurunkan pembalap penguji Michele Pirro.

Berita Terkait

Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata,Berikut alasannya
Prabowo Sentil Birokrasi, TNI, Polri dan Kejaksaan: “Bintangmu dari Rakyat”, Sinyal Keras Benahi Pelayanan Publik
141.288 Jam yang Lalu….
Rachmat Gobel Meninggal dunia: Indonesia Berduka, Gorontalo kehilangan salah satu putra Daerah terbaik dengan segudang jasa di Dunia Industri dan Politik
Diserang Karena Membela Rakyat, Sonni Samoe: “Saya Tidak Akan Menukar Hati Nurani dengan Kenyamanan”
Geger OSS PT GSM! Dokumen Terbaru Hanya Menampilkan Klinik dan Akomodasi
Beredar Kabar Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Belum Ada Konfirmasi Resmi

Berita Terkait

Wednesday, 22 July 2026 - 14:04

Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan

Saturday, 11 July 2026 - 04:36

Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata,Berikut alasannya

Saturday, 11 July 2026 - 03:40

Prabowo Sentil Birokrasi, TNI, Polri dan Kejaksaan: “Bintangmu dari Rakyat”, Sinyal Keras Benahi Pelayanan Publik

Saturday, 11 July 2026 - 01:15

141.288 Jam yang Lalu….

Friday, 10 July 2026 - 05:25

Rachmat Gobel Meninggal dunia: Indonesia Berduka, Gorontalo kehilangan salah satu putra Daerah terbaik dengan segudang jasa di Dunia Industri dan Politik

Berita Terbaru