Dugaan Korupsi DLH Pohuwato Mengemuka, Sejumlah Pejabat Dipanggil Kejaksaan

Thursday, 16 April 2026 - 09:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis DLH Pohuwato, Sumitro Monoarfa. Dok istimewa

Kadis DLH Pohuwato, Sumitro Monoarfa. Dok istimewa

Akulturasipost,Pohuwato — Dugaan praktik korupsi di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, mulai mencuat ke permukaan. Sejumlah pejabat di instansi tersebut dikabarkan telah dipanggil oleh pihak kejaksaan negeri setempat untuk menjalani pemeriksaan.

Pemanggilan ini diduga berkaitan dengan penyelidikan atas sejumlah kegiatan di internal DLH yang berpotensi menimbulkan kerugian negara. Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa pegawai telah dimintai klarifikasi oleh penyidik terkait persoalan yang tengah diusut.(16/04/2026) 

Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pejabat yang telah dipanggil antara lain Kepala Sub Bagian Keuangan, Bendahara tahun anggaran 2025, Ketua Pemeriksa Barang, serta salah satu kepala bidang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pohuwato, Sumitro Monoarfa, membenarkan adanya pemanggilan terhadap sejumlah bawahannya. Namun, ia menyebut dirinya hingga kini belum menerima panggilan dari pihak kejaksaan.

“Kayaknya (mereka sudah dipanggil). Iya, (beberapa orang). Saya belum (dipanggil),” ujarnya singkat saat ditemui di Kantor DPRD Pohuwato, Senin (6/4/2026) dua pekan lalu.

Di sisi lain, saat dikonfirmasi tim media , pihak pelayanan Kejaksaan Negeri Pohuwato menyampaikan bahwa Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) tengah melakukan pemeriksaan terhadap pejabat DLH. Meski demikian, mereka belum dapat memastikan jumlah keseluruhan pihak yang akan diperiksa.

“Baru dua orang yang datang,” ujar petugas pelayanan, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus yang tengah diselidiki ini diduga berkaitan dengan pengelolaan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM), pengadaan suku cadang, pengangkatan sopir, serta biaya operasional lainnya.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Pihak kejaksaan diharapkan segera mengungkap secara terang benderang dugaan kasus tersebut guna memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran di lingkungan pemerintah daerah.

Berita Terkait

Nyalip Truk, Mobil Operasional PGM Tabrak Anak di Hulawa, Warga Panik Evakuasi Korban
Pasokan Pangan Digelontorkan ke Kei Besar, Tol Laut Jadi Kunci Stabilitas Harga
Nelayan Kangean Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Tanpa Awak
Pickup Angkut Solar Terbakar di Jalur Trans Pohuwato, Api Hanguskan 70 Persen Kendaraan
Arisan Rp20 Juta Berujung Sengketa, Pemenang Hanya Terima Rp10 Juta
Hidupkan Tradisi, Lebaran Betawi 2026 Perkuat Identitas Budaya Jakarta
Fasilitas Terbatas, Layanan Belum Maksimal: Tantangan Kesehatan di Kei Besar
Desak Copot Kades Yipilo, Massa Aksi Kepung PMD: Rekomendasi Turun, Bola di Tangan Bupati
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 09:36

Nyalip Truk, Mobil Operasional PGM Tabrak Anak di Hulawa, Warga Panik Evakuasi Korban

Thursday, 16 April 2026 - 09:23

Dugaan Korupsi DLH Pohuwato Mengemuka, Sejumlah Pejabat Dipanggil Kejaksaan

Wednesday, 15 April 2026 - 07:21

Pasokan Pangan Digelontorkan ke Kei Besar, Tol Laut Jadi Kunci Stabilitas Harga

Monday, 13 April 2026 - 14:36

Nelayan Kangean Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Tanpa Awak

Sunday, 12 April 2026 - 11:46

Pickup Angkut Solar Terbakar di Jalur Trans Pohuwato, Api Hanguskan 70 Persen Kendaraan

Berita Terbaru