PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

F. Istimewa

F. Istimewa

Akulturasipost,Pohuwato–Kepolisian Resor Pohuwato terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), polisi menindak aktivitas penambangan ilegal di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, pada Rabu (29/7/2026), yang berujung pada penyitaan alat berat, pengamanan barang bukti, hingga penahanan seorang tersangka.

Penindakan bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pohuwato, IPTU Renly H. Turangan, S.H., melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi. Di tempat kejadian, petugas menemukan satu unit excavator merek Sunward yang diduga sedang digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin.

Selain mengamankan alat berat tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lain, di antaranya mesin alkon, karpet penyaring, pipa sambungan, selang gabang, linggis, ember berisi material tanah, serta dua unit handy talky (HT) yang diduga digunakan dalam kegiatan pertambangan ilegal.

Dalam operasi itu, petugas juga mengamankan dua orang, masing-masing berinisial K.R. yang diduga berperan sebagai operator alat berat dan F.M. yang diduga sebagai pemilik alat sekaligus pemodal kegiatan PETI.

Berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang dinilai telah memenuhi unsur, penyidik kemudian menetapkan F.M. (46) sebagai tersangka. Untuk kepentingan penyidikan, tersangka resmi ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara Polres Pohuwato sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim IPTU Renly H. Turangan, S.H. menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum terhadap seluruh aktivitas pertambangan ilegal tanpa pandang bulu.

“Kami menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin. Siapa pun yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Komitmen kami jelas, penegakan hukum terhadap PETI akan terus dilakukan secara konsisten,” tegas IPTU Renly.

Ia menjelaskan, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Penyidik juga masih melengkapi administrasi penyidikan serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana tersebut.

IPTU Renly turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga penindakan dapat dilakukan.Menurutnya, partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung penegakan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Pohuwato.Polres Pohuwato juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin dan segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya praktik PETI di wilayah Kabupaten Pohuwato.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Pengembalian ASURANSI jadi “BOM” waktu! BSG Didesak Membuka Seluruh Rincian Pembayaran
Jangan Biarkan Amanah Pendiri KUD DHARMA TANI Menjadi Sejarah yang Dikhianati Pengurus!!! Harson Ali Bersuara untuk Penambang RAKYAT Gunung Pani.
OPM Soroti pernyataan Rahmat di konflik Pani, Hasan Lasiki “KUD Jangan jadi Kaki tangan Kolonialisme!,”
BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi
SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi
Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini
Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri
‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 06:15

Pengembalian ASURANSI jadi “BOM” waktu! BSG Didesak Membuka Seluruh Rincian Pembayaran

Thursday, 29 October 2026 - 03:24

Jangan Biarkan Amanah Pendiri KUD DHARMA TANI Menjadi Sejarah yang Dikhianati Pengurus!!! Harson Ali Bersuara untuk Penambang RAKYAT Gunung Pani.

Thursday, 29 October 2026 - 01:06

OPM Soroti pernyataan Rahmat di konflik Pani, Hasan Lasiki “KUD Jangan jadi Kaki tangan Kolonialisme!,”

Wednesday, 28 October 2026 - 11:32

BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:21

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi

Berita Terbaru