Akulturasipost, Pohuwato — Pemerintah Kabupaten Pohuwato menunjukkan keseriusannya dalam membangun generasi sehat dan berkualitas dengan menggelar Kampanye dan Pergerakan Hidup Sehat melalui Gerakan Aksi Bergizi, bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor GM.01.03/B/.II/232/2026 tertanggal 20 Januari 2026, yang menginstruksikan pelaksanaan aksi serentak di sekolah-sekolah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk sekolah calon penerima program tersebut.
Di Kabupaten Pohuwato, pencanangan Gerakan Aksi Bergizi dipusatkan di SMA Negeri 1 Buntulia, Kecamatan Buntulia, Selasa (27/01/2026), dan menjadi simbol komitmen bersama lintas sektor dalam memperkuat edukasi gizi di lingkungan pendidikan.
Pencanangan kegiatan dilakukan oleh Bupati Pohuwato yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Amrin Umar, dengan dihadiri unsur Polres Pohuwato, Kodim 1313 Pohuwato, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato.
Dalam sambutannya, Amrin Umar menegaskan bahwa Gerakan Aksi Bergizi merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada pelajar tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang.
“Upaya ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi anak sekolah, sekaligus sebagai strategi menekan angka stunting dan berbagai persoalan gizi lainnya.
Melalui momentum Hari Gizi Nasional ke-66 ini, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap terjadi perubahan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah, serta tumbuhnya peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung gerakan gizi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masa depan generasi muda Pohuwato.
Tim Redaksi






