Akulturasipost, Pohuwato — Suasana duka menyelimuti prosesi pelepasan jenazah almarhum Kompol (Purn) Effendi Mointi yang berlangsung di kediamannya di Perum Jalan Umahani, Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Senin (16/03/2026).
Jenazah dilepas langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, sebelum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di pekuburan keluarga di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Almarhum diketahui menghembuskan napas terakhir pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WITA di RSUD Bumi Panua setelah menjalani perawatan akibat sakit yang telah lama dideritanya. Pihak keluarga kemudian memutuskan untuk memakamkan almarhum di pekuburan keluarga di Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengungkapkan bahwa almarhum merupakan suami dari Direktur RSUD Bumi Panua, dr. Dian Ikagustina Tambunan, Sp.A., M.Ked.
Bupati menuturkan, selama kurang lebih empat tahun terakhir, keluarga telah berupaya maksimal melakukan berbagai pengobatan demi kesembuhan almarhum. Namun, takdir Tuhan berkata lain.
“Kami mengetahui dengan pasti bagaimana dokter Dian bersama anak-anak selama empat tahun terakhir berjuang dan berikhtiar agar almarhum bisa kembali sehat seperti sediakala. Namun segala usaha itu akhirnya harus berhenti pada ketetapan Sang Pencipta,” ujar Saipul.
Ia juga menyampaikan bahwa wafatnya almarhum pada sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan menjadi pengingat akan kemuliaan waktu tersebut bagi umat Muslim.
“Insyaallah meninggal di bulan suci Ramadan merupakan pertanda husnul khatimah, akhir yang baik. Kita semua mendoakan semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat yang mulia,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Saipul mengajak seluruh pelayat untuk bersama-sama melepas jenazah menuju pemakaman keluarga di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
“Atas nama pemerintah daerah dan izin kita semua, mari kita bersama-sama melepas jenazah almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir,” tutupnya.
Prosesi pelepasan jenazah turut dihadiri Camat Marisa Usman Bay, Kadhi Pohuwato Syaiful Sabu, Bate Pohuwato Asmad N. Tuna, Imam Besar Masjid Agung Pohuwato Asram Husuna, Ketua Baznas Pohuwato Moh. Rjuzali Hunowu, Ketua Yayasan Alizah Ustaz Kasim Badu, Direktur RSUD Lemito, Direktur RS Multazam, serta kerabat dan keluarga besar almarhum.
Sebelumnya, Bupati Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam juga sempat menjenguk almarhum di ruang ICU RSUD Bumi Panua sebelum menghadiri prosesi pelepasan jenazah di rumah duka.





