RDPU DPRD, TALI ASIH TAK KUNJUNG TUNTAS, ISU PHK SEPIHAK PICU KETEGANGAN

Tuesday, 13 October 2026 - 04:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost,Pohuwato—Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di gedung DPRD Kabupaten Pohuwato, yang membahas kisruh berkepanjangan antara perusahaan pertambangan dan masyarakat lokal, berlangsung alot hingga situasi nyaris ricuh. Senin 12/10/2026

Tonton disaluran TV AKULTURASI CHANNEL

Ketegangan dalam forum tersebut dipicu sejumlah persoalan yang dinilai belum menemukan penyelesaian konkret. Di antaranya, penyaluran tali asih dari pihak perusahaan kepada masyarakat lokal yang tak kunjung tuntas, serta persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diduga dilakukan secara sepihak oleh perusahaan.

Isu PHK tersebut turut memantik emosi sejumlah mantan karyawan yang hadir dalam RDPU. Situasi ini memperlihatkan masih adanya persoalan yang membutuhkan penyelesaian serius antara pihak perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terdampak.

Menanggapi kondisi tersebut, perwakilan Aliansi OPM (Orang Pohuwato Melawan), Soni Samoe, menegaskan perlunya solusi konkret untuk menyelesaikan persoalan antara tenaga kerja lokal dan pihak perusahaan.

Menurut Soni, penyelesaian tidak cukup hanya melalui pertemuan dan pembahasan, tetapi harus diwujudkan dalam langkah nyata yang memberikan kejelasan terhadap tuntutan tenaga kerja lokal.

Sementara itu, Rizal Yunus, tokoh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi OPM, menyoroti peran anggota DPRD dan pemerintah daerah dalam menangani konflik tersebut. Ia menilai respons dan keterlibatan kedua pihak masih perlu ditingkatkan agar persoalan yang berlarut-larut tidak terus memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Soni juga menyoroti adanya kesenjangan komunikasi antara perusahaan dan pemerintah. Kondisi yang ia gambarkan sebagai adanya jarak koordinasi tersebut dinilai berpotensi memicu kesalahpahaman yang terus berulang.
Karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih efektif serta keterbukaan komunikasi antara perusahaan, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat untuk mencari jalan keluar yang dapat diterima oleh pihak-pihak terkait.

RDPU ini kembali menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan tali asih dan hubungan industrial secara jelas dan terukur, agar konflik berkepanjangan antara perusahaan pertambangan dan masyarakat lokal di Pohuwato Tidak terus berlarut. (Tim Redaksi) 

Berita Terkait

Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara
Prabowo Akui Banyak Kekurangan MBG, 13 Orang Jadi Tersangka dan 353 Dipecat
Nama TNI Diduga Dicatut untuk Lindungi PETI Bulangita, Sosok HD Jadi Sorotan ‎
Tanpa Latihan Gabungan, Ribuan Pelajar Kei Kecil Hadirkan Penampilan Bersejarah di Meti Kei 2026
Menyalakan Semangat Belajar dari Desa, MI Ibnu Syabil Weer Ohoiker, Nani Kurratul Aini, Perkuat Literasi Siswa Lewat Program Belajar Malam
IMM Gorontalo Soroti Dugaan Teror terhadap Arya Sahrain, Desak Penegakan Hukum
Dari Tanah Gorontalo ke Sumatera Utara, IPDA Unedo Fransisco Menorehkan Jejak Pengabdian

Berita Terkait

Monday, 26 October 2026 - 10:22

Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita

Monday, 26 October 2026 - 10:17

Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara

Sunday, 25 October 2026 - 15:16

Prabowo Akui Banyak Kekurangan MBG, 13 Orang Jadi Tersangka dan 353 Dipecat

Saturday, 24 October 2026 - 15:55

Nama TNI Diduga Dicatut untuk Lindungi PETI Bulangita, Sosok HD Jadi Sorotan ‎

Saturday, 24 October 2026 - 15:21

Tanpa Latihan Gabungan, Ribuan Pelajar Kei Kecil Hadirkan Penampilan Bersejarah di Meti Kei 2026

Berita Terbaru