Awali 2026 dengan Konsolidasi, Bupati Pohuwato Tekankan Sinergi OPD dan Percepatan Program Strategis

Tuesday, 20 January 2026 - 11:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

akulturasipost,Pohuwato—Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato mengawali tahun 2026 dengan menggelar rapat perdana yang dipimpin langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam, didampingi Sekretaris Daerah Iskandar Datau. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato, Senin (19/01/2026).

Rapat koordinasi awal tahun tersebut dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris OPD, serta para Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato. Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menyatukan langkah dan memperkuat konsolidasi birokrasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan sepanjang tahun 2026.

Dalam arahannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menegaskan bahwa rapat perdana ini memiliki arti strategis sebagai pijakan awal dalam menjalankan seluruh agenda pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi lintas OPD agar seluruh program dapat berjalan selaras dan saling mendukung.

“Rapat ini penting agar seluruh kegiatan yang kita laksanakan ke depan dapat berjalan secara kolaboratif dan bersinergi dalam rangka menjalankan tugas kita sebagai pelayan masyarakat,” ujar Bupati. Ia juga mendorong agar rapat koordinasi serupa dapat dilaksanakan secara rutin, minimal sekali dalam sebulan, guna memastikan kesinambungan program dan evaluasi kinerja perangkat daerah.

Bupati Saipul turut mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato telah melakukan kunjungan perdana ke pemerintah pusat untuk membahas kondisi fiskal daerah. Menurutnya, langkah tersebut krusial mengingat masih banyak program dan kegiatan yang harus direalisasikan demi mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Dengan kondisi fiskal yang ada, kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus mengambil langkah-langkah konkret, salah satunya dengan terus berkomunikasi dan berkoordinasi secara intens dengan pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia menambahkan, keseriusan Pemda Pohuwato ditunjukkan melalui pendekatan dan komunikasi berkelanjutan dengan kementerian terkait. Untuk itu, Bupati meminta seluruh OPD agar mampu meyakinkan kementerian sesuai kebutuhan program di sektor masing-masing.

Salah satu kabar positif yang disampaikan dalam rapat tersebut adalah kepastian pembangunan kantor Bupati Pohuwato. Bupati mengungkapkan bahwa Wakil Menteri PUPR telah memberikan jaminan atas proyek tersebut. “Insyaallah akhir Januari ini proses tender akan dilaksanakan dan pekerjaan fisik dimulai pada Maret 2026. Pembangunan direncanakan selama delapan bulan, sehingga November nanti kita sudah bisa berkantor di kantor baru,” terangnya.

Lebih lanjut, Bupati kembali menegaskan bahwa daerah tidak boleh bersikap pasif dalam memperjuangkan pembangunan. OPD yang memiliki program strategis diminta terus proaktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat demi mendorong percepatan realisasi program.

Pada kesempatan itu, sejumlah pimpinan OPD diberikan ruang untuk memaparkan rencana program dan kegiatan tahun 2026. Baik Bupati maupun Wakil Bupati berharap seluruh program yang telah dipaparkan dapat direalisasikan sesuai perencanaan. Berbagai masukan yang disampaikan dalam rapat tersebut akan menjadi bahan perhatian dan pembahasan lanjutan pada rapat-rapat berikutnya.

Tim redaksi

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Puji Langkah Responsif Bupati Tangani Musibah Waer
LABRAK Resmi Nyatakan sikap terus Perjuangkan tuntutan Penambang Tradisional,Desak DPRD Turun kejalan suarakan Aspirasi
Penganiayaan Anak di Sumenep Jadi Sorotan, Kasus Libatkan Oknum Sekdes
Petani Pohuwato Turun Jalan, Tuntut Kadis Pertanian Dicopot
Penghargaan pendidikan bukti Maluku Tenggara mampu bersaing dan Maju
Bupati dan Wabup “HILANG”, Demonstran Penambang Tradisional kecewa pilih Tunda kunjungan Lapangan bersama DPRD
Demo Masyarakat Penambang Masuk Hari Kedua, massa Aksi Jemur Kaos hingga pakaian dalam
Demo Penambang Pohuwato nyaris ricuh, Pemda dan DPRD Akui Tak Mampu Bendung Penggusuran:”Kami Juga Terancam”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 12:24

Pemuda Muhammadiyah Puji Langkah Responsif Bupati Tangani Musibah Waer

Wednesday, 13 May 2026 - 12:07

LABRAK Resmi Nyatakan sikap terus Perjuangkan tuntutan Penambang Tradisional,Desak DPRD Turun kejalan suarakan Aspirasi

Wednesday, 13 May 2026 - 11:31

Penganiayaan Anak di Sumenep Jadi Sorotan, Kasus Libatkan Oknum Sekdes

Tuesday, 12 May 2026 - 09:26

Petani Pohuwato Turun Jalan, Tuntut Kadis Pertanian Dicopot

Tuesday, 12 May 2026 - 08:45

Penghargaan pendidikan bukti Maluku Tenggara mampu bersaing dan Maju

Berita Terbaru