Petani Pohuwato Turun Jalan, Tuntut Kadis Pertanian Dicopot

Tuesday, 12 May 2026 - 09:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok istimewa

Dok istimewa

Akulturasipost, Pohuwato—Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Petani dan Rakyat (AMPERA) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pertanian dan Kantor Bupati Pohuwato, Selasa (12/05/2026). Aksi tersebut dipimpin Jenderal Lapangan And Rahman Lukum, didampingi Korlap I Apriyanto Umar dan Korlap II Yulan G. Bula.

Dalam aksi itu, massa menyampaikan berbagai tuntutan terkait dugaan pencemaran lingkungan yang berdampak terhadap lahan pertanian di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia. Namun saat mendatangi kantor pemerintahan, massa aksi mengaku kecewa karena Kepala Dinas Pertanian, Bupati Pohuwato, maupun Wakil Bupati tidak berada di tempat.

Massa menilai pemerintah daerah lamban dalam menangani persoalan yang dialami petani, terutama terkait dugaan tercemarnya sumber air yang digunakan untuk areal persawahan. Kondisi tersebut disebut telah menyebabkan gagal panen dan gagal tanam yang merugikan masyarakat petani.

Dalam orasinya, AMPERA mendesak Dinas Pertanian segera mengeluarkan hasil riset terkait kualitas air yang digunakan petani di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia. Selain itu, mereka meminta adanya langkah nyata dalam perlindungan petani yang terdampak dugaan pencemaran aktivitas pertambangan.

Tak hanya itu, massa aksi juga mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertanggung jawab dalam pengawasan terhadap potensi pencemaran dan penanganan limbah. Mereka meminta pemerintah segera menindak aktivitas tambang yang diduga menjadi penyebab pencemaran dan menghentikan sementara operasional tambang hingga air bersih kembali mengalir ke area persawahan warga.

AMPERA turut meminta Bupati Pohuwato menghadirkan solusi konkret terhadap krisis air bersih yang dialami petani. Massa bahkan mendesak pencopotan Kepala Dinas Pertanian yang dinilai gagal menjalankan tugas dalam melindungi kepentingan petani di daerah tersebut.

Selain itu, demonstran menuntut pemerintah daerah memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami petani akibat gagal panen dan gagal tanam. Mereka juga meminta DPRD Pohuwato segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat terdampak dan instansi terkait guna mencari solusi komprehensif atas persoalan tersebut.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan menjadi perhatian masyarakat sekitar kantor pemerintahan. Hingga aksi berlangsung, massa menyatakan akan terus mengawal tuntutan mereka sampai pemerintah daerah memberikan langkah nyata terhadap persoalan yang dihadapi para petani.

Berita Terkait

BUKTIKAN KONSISTENSI PERJUANGAN! LSM LABRAK GELAR GEBRAK KE-19, TEMPA KADER PEDULI, KRITIS DAN BERANI
Diduga Sebut Pelapor “Lonte” dan “Pelacur”, Oknum ASN Pohuwato Dilaporkan ke Polisi
Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?
Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 12:42

BUKTIKAN KONSISTENSI PERJUANGAN! LSM LABRAK GELAR GEBRAK KE-19, TEMPA KADER PEDULI, KRITIS DAN BERANI

Monday, 14 September 2026 - 07:47

Diduga Sebut Pelapor “Lonte” dan “Pelacur”, Oknum ASN Pohuwato Dilaporkan ke Polisi

Sunday, 13 September 2026 - 13:29

Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Berita Terbaru