Pangdam XIII/Merdeka Bermalam di Pohuwato, Bahas Penguatan Peran TNI Dukung Cetak Sawah

Sunday, 25 January 2026 - 15:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost, Pohuwato – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., bersama rombongan bermalam di Kabupaten Pohuwato dalam rangka kunjungan kerja, Jumat (23/01/2026). Usai meninjau langsung lokasi percetakan sawah di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Pangdam disambut jamuan malam oleh Pemerintah Kabupaten Pohuwato di Rumah Jabatan Bupati.

Jamuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis ketahanan pangan. Pangdam XIII/Merdeka hadir didampingi Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang, dan rombongan.

Kehadiran Pangdam disambut langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah. Turut hadir Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos., Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Wakapolres Pohuwato, perwakilan Kejaksaan Negeri Pohuwato, para asisten daerah, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menegaskan posisi strategis Kabupaten Pohuwato sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Gorontalo. Ia menyebut Kecamatan Randangan saat ini menjadi wilayah prioritas pengembangan program percetakan sawah guna mendukung peningkatan produksi padi.

“Belum lama ini, di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, telah dilakukan groundbreaking konstruksi percetakan sawah baru seluas kurang lebih 5.642 hektare yang diresmikan langsung oleh Gubernur Gorontalo pada awal Desember tahun lalu,” ujar Bupati Saipul.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kabupaten Pohuwato memiliki wilayah yang sangat luas, mencakup 13 kecamatan, 101 desa, dan 3 kelurahan, dengan luas wilayah mencapai sekitar sepertiga dari total Provinsi Gorontalo. Kondisi tersebut menjadi potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian berbasis pangan.

Menurut Bupati, pemerintah daerah terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian untuk mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan, khususnya padi sawah di Kecamatan Randangan dan Patilanggio yang berada di sepanjang aliran Bendung Randangan.

“Sebagian besar masyarakat Pohuwato menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Program percetakan sawah ini tidak hanya memperluas lahan tanam, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menekan angka pengangguran,” jelasnya.

Bupati Saipul juga menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI dalam program cetak sawah yang dinilai sangat membantu petani di daerah. Ia berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Semoga upaya bersama ini membuahkan hasil yang baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat petani Pohuwato,” pungkasnya.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Puji Langkah Responsif Bupati Tangani Musibah Waer
LABRAK Resmi Nyatakan sikap terus Perjuangkan tuntutan Penambang Tradisional,Desak DPRD Turun kejalan suarakan Aspirasi
Penganiayaan Anak di Sumenep Jadi Sorotan, Kasus Libatkan Oknum Sekdes
Petani Pohuwato Turun Jalan, Tuntut Kadis Pertanian Dicopot
Penghargaan pendidikan bukti Maluku Tenggara mampu bersaing dan Maju
Bupati dan Wabup “HILANG”, Demonstran Penambang Tradisional kecewa pilih Tunda kunjungan Lapangan bersama DPRD
Demo Masyarakat Penambang Masuk Hari Kedua, massa Aksi Jemur Kaos hingga pakaian dalam
Demo Penambang Pohuwato nyaris ricuh, Pemda dan DPRD Akui Tak Mampu Bendung Penggusuran:”Kami Juga Terancam”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 12:24

Pemuda Muhammadiyah Puji Langkah Responsif Bupati Tangani Musibah Waer

Wednesday, 13 May 2026 - 12:07

LABRAK Resmi Nyatakan sikap terus Perjuangkan tuntutan Penambang Tradisional,Desak DPRD Turun kejalan suarakan Aspirasi

Wednesday, 13 May 2026 - 11:31

Penganiayaan Anak di Sumenep Jadi Sorotan, Kasus Libatkan Oknum Sekdes

Tuesday, 12 May 2026 - 09:26

Petani Pohuwato Turun Jalan, Tuntut Kadis Pertanian Dicopot

Tuesday, 12 May 2026 - 08:45

Penghargaan pendidikan bukti Maluku Tenggara mampu bersaing dan Maju

Berita Terbaru