Arogansi Perusahaan, Rakyat tenggelam: “setelah camp dibongkar jalanpun di tutup”

Thursday, 9 April 2026 - 02:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Akulturasipost, Pohuwato—Pasca pembongkaran camp paksa oleh pihak perusahaan, tensi masyarakat penambang meningkat, ketegangan terjadi antara pihak perusahaan dan penambang lokal yang berada di hulawa.(09/04/2026) 

Saat penelusuran tim media di lapangan, pihak perusahaan terus melakukan pembukaan akses jalan Hauling yang kemudian berimbas pada terputusnya akses jalan masyarakat penambang.salah satu karyawan perusahaan menyebutkan areal sebelah (lokasi akses jalan dan camp penambang lokal_red) memang sudah mulai di perintahkan untuk di gusur. 

“Jalan yang di sabla yang ngoni ada lewat akang itu somo di suruh gusur karena wilayah konsesi itu, terlepas dari persoalan apakah dorang(pihak manajemen) so selesai pembayaran atau tidak, yaa ana kurang tau, ana cuma perintah jadi jalankan saja” Ujar salah satu operator perusahaan yang enggan di sebutkan namanya. 

Di hari yang sama pada saat pembongkaran camp masyarakat di lokasi nanasi juga di temukan fakta baru, 3 unit motor digerus banjir di akibatkan karena salah satu gunung yang menjadi penangkal banjir di areal parkiran motor yang berada di nanasi sudah di bongkar oleh pihak perusahaan sehingga insiden ini terjadi. 

Dari 3 unit motor, terinformasi 1 unit motor merek Honda sonic yang tenggelam di bawa banjir itu merupakan motor yang baru saja di beli oleh pemiliknya

“Itu gunung di nanasi itu dorang so bongkar kemaren makanya pe ujan napa parkiran banjir sapu samua, motor sonic yang tenggelam kemaren itu kasian katanya masi baru kasian ju deng ini lagi so tatutup jalan jelas mo lewat koala somo bekeng susa ” Ungkap salah satu penambang yang enggan juga di sebutkan namanya.

Konflik ini kemudian membuat masyarakat menilai Perusahaan bertindak begitu arogan tanpa memberi ruang bagi penambang lokal, pemerintah juga begitu lamban menengahi dan memberi solusi.(Tim Redaksi) 

Berita Terkait

BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi
SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi
Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini
Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri
‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”
Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka
Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 11:32

BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:21

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:02

Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini

Wednesday, 28 October 2026 - 02:40

Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri

Wednesday, 28 October 2026 - 01:21

‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”

Berita Terbaru