Akulturasipost, Boalemo–Perbedaan keterangan dari sejumlah pihak terkait pakaian yang dikenakan Elsanty Ibrahim (21) alias Eca pada malam sebelum dilaporkan hilang menimbulkan pertanyaan baru yang perlu didalami oleh penyidik.
Tonton Juga disaluran TV Akulturasi Channel
Berdasarkan keterangan ibu korban, Eca berpamitan dari rumah pada Sabtu malam, 19 Juni 2026, sekitar pukul 20.00 WITA. Saat itu, Eca disebut mengenakan baju daster dengan alasan ingin mengunjungi temannya, Sagita, dan berencana menginap di rumah temannya tersebut.
Namun, keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan pemilik sepeda motor yang dipinjamkan Eca. Melalui sambungan video call, pemilik motor menyatakan bahwa ia mengantarkan Eca di rumah Sagita. Menurutnya, saat itu Eca sudah mengenakan sweter hitam dan celana panjang hitam.
Sementara itu, keterangan lain disampaikan oleh Atin, yang mengaku sebagai pacar Eca. Ia mengatakan Eca tiba di rumahnya sekitar pukul 20.30 WITA dengan mengenakan daster yang dilapisi sweter. Menurut Atin, ketika Eca meninggalkan rumahnya sekitar pukul 00.00 WITA, Eca baru mengenakan celana panjang setelah berganti pakaian di pinggir jalan tepat dihadapannya.
Perbedaan kronologi tersebut menjadi sorotan karena terdapat ketidaksesuaian mengenai waktu dan pakaian yang dikenakan Eca. Jika Merujuk pada keterangan pemilik motor, Eca mengenakan sweter hitam dan celana panjang hitam saat menggunakan sepeda motor sekitar pukul 20.00 WITA. Sementara berdasarkan keterangan Atin, Eca baru mengenakan celana panjang setelah meninggalkan rumahnya pada sekitar pukul 00.00 WITA.
Kontradiksi keterangan para Saksi ini menjadi aspek penting yang perlu diklarifikasi lebih lanjut melalui penyelidikan. Pendalaman terhadap kronologi, waktu, serta kesesuaian keterangan masing-masing Saksi yang diharapkan dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa sebelum Eca dilaporkan hilang.
(Tim Redaksi)






