POHUWATO — Menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi akibat musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Sholat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan.
Pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Sementara Kabupaten Pohuwato, Kamis (17/9/2026). Agenda yang biasanya diisi dengan apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) setiap bulan itu, khusus pada bulan ini dialihkan menjadi Sholat Istisqa sebagai respons terhadap kondisi kemarau dan keterbatasan air yang mulai dirasakan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kodim 1313/Pohuwato turut hadir yang diwakili Pasi Pers Kapten Inf. Oksan, bersama jajaran Forkopimda serta unsur pemerintah daerah. Kehadiran jajaran TNI menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya bersama menghadapi dampak musim kemarau yang berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat dan kondisi lingkungan.
Sholat Istisqa menjadi momentum spiritual sekaligus ajakan untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian bersama. Melalui doa yang dipanjatkan, seluruh peserta berharap Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup dan membawa keberkahan, sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi serta kondisi lingkungan di Kabupaten Pohuwato kembali membaik.
Selain ikhtiar melalui doa, Kodim 1313/Pohuwato juga mengajak masyarakat untuk mengambil langkah nyata selama menghadapi musim kemarau. Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak dan menghindari pemborosan, sekaligus menjaga lingkungan agar tidak terjadi kerusakan yang dapat memperburuk dampak kekeringan.
Kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian. Kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menyebar apabila terjadi pembakaran yang tidak terkendali. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi membahayakan permukiman maupun kawasan lainnya.
Pelaksanaan Sholat Istisqa di tengah musim kemarau tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk memanjatkan doa, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan dan keterbatasan air.
Dengan ikhtiar, kepedulian dan doa yang dilakukan bersama, masyarakat Kabupaten Pohuwato berharap kondisi kekeringan segera berakhir dan hujan kembali turun secara merata.
Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, memenuhi kebutuhan air masyarakat, menyuburkan tanah, serta memulihkan kondisi lingkungan di Kabupaten Pohuwato.(Tim Redaksi)






