Akulturasipost,Pohuwato—Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Kabupaten Pohuwato kembali menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Sehat BAZNAS Marisa, Kabupaten Pohuwato, ini dirangkaikan dengan khitanan massal sekaligus memperingati hari ulang tahun Rumah Sehat BAZNAS.
Tonton disaluran TV Akulturasi Channel
Dalam kegiatan tersebut, total dana yang didistribusikan BAZNAS Kabupaten Pohuwato mencapai Rp118 juta 855 ribu.
Dana tersebut disalurkan melalui sejumlah program, mulai dari kesehatan, kemanusiaan, ekonomi hingga pendidikan.
Untuk program kesehatan, BAZNAS menyalurkan Rp20 juta 955 ribu.
Sementara program kemanusiaan bagi penyandang disabilitas mendapat bantuan sebesar Rp2 juta.
Kemudian, program ekonomi sebesar Rp52 juta disalurkan kepada 25 mustahik.
Sedangkan program pendidikan mendapat alokasi Rp43 juta, yang terdiri dari beasiswa sebesar Rp14 juta untuk delapan mustahik, bantuan seragam SLB Pohuwato sebesar Rp11 juta 400 ribu, pengadaan sumur suntik untuk MI Al Ikhlas Wobudu sebesar Rp10 juta, serta bantuan seragam batik Al Khairat Popayato sebesar Rp7 juta 500 ribu.
Melalui program tersebut, BAZNAS membantu pengadaan sumur suntik untuk sekolah yang memiliki fasilitas toilet namun mengalami keterbatasan air selama musim kemarau.
Selain pendistribusian zakat, infak, dan sedekah, kami juga menyalurkan pembuatan sumur suntik di beberapa sekolah yang memiliki fasilitas toilet namun terdampak krisis air karena kemarau, dengan pendanaan Rp10 juta.
Sementara itu, khitanan massal menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial yang mendapat dukungan dari berbagai pihak dan para dermawan.
Ketua BAZNAS Pohuwato M. Ruzali D. Hunowu mengatakan, pelaksanaan khitanan kali ini menggunakan metode lem dan diberikan secara gratis kepada peserta.
Alhamdulillah untuk khitanan massal ini juga kita kolaborasi dari berbagai pihak, para dermawan yang berpartisipasi. Menariknya, teknik khitan yang digunakan di RSB ini adalah metode terbaru yakni menggunakan lem. Tekniknya lebih halus dari teknik jahit yang biasanya dibanderol dengan harga dua juta lebih, tapi alhamdulillah di kita gratis.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Kepala Inspektorat Irfan Saleh, Ketua BAZNAS Pohuwato M. Ruzali D. Hunowu, serta para camat dan kepala KUA setempat.
Melalui pendistribusian ZIS dan kegiatan khitanan massal tersebut, BAZNAS Pohuwato terus mendorong agar manfaat zakat dapat dirasakan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan pemenuhan kebutuhan air bersih.(Tim Redaksi)






