Pemkab Pohuwato Matangkan Tender Kantor Bupati, BPBPK Kementerian PU Lakukan Kunjungan Kerja

Thursday, 29 January 2026 - 06:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost, Pohuwato — Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus mematangkan rencana pembangunan infrastruktur strategis daerah. Bertempat di rumah jabatan, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menerima kunjungan kerja Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kementerian Pekerjaan Umum, Dwi Atma Singgih Raharja Sabaris, ST, beserta rombongan, Rabu (28/01/2026).

Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada pembahasan finalisasi proses pengadaan barang dan jasa (tender) pembangunan Gedung Kantor Bupati Pohuwato. Sebelumnya, kegiatan supervisi teknis pembangunan telah dilakukan, sementara proses tender dilaksanakan melalui Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Provinsi Gorontalo.

Selain pembahasan tender, pertemuan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan BPBPK Kementerian PU. MoU tersebut mencakup dua proyek strategis, yakni pembangunan Gedung Kantor Bupati Pohuwato serta pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Randangan.

Untuk kedua kegiatan tersebut, saat ini masih dalam tahapan tender. Pemerintah daerah memperkirakan kontrak pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada Maret atau April 2026, dengan masa pelaksanaan selama delapan bulan kalender.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pohuwato didampingi Kepala Dinas PUPR Pohuwato Ir. Risdiyanto Mokodompit, Direktur Perumdam Moolango Kaharudin Yusuf Rahim, SE, Dewan Pengawas Perumda Moolango Rinto W. Ali, serta Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Pohuwato Ir. Viki Lahamutu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja BPBPK di awal tahun 2026.

Bupati Saipul A. Mbuinga menegaskan bahwa pembangunan Gedung Kantor Bupati Pohuwato merupakan kebutuhan mendesak guna meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

“Saat ini kami masih menempati kantor bersama pascakejadian tahun 2023. Pembangunan kantor bupati sangat diharapkan agar pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan kenyamanan bagi aparatur pemerintah,” ujar Bupati.

Menurutnya, gedung kantor bupati yang representatif akan mendukung efektivitas kerja aparatur serta mencerminkan wajah pemerintahan daerah yang profesional dan modern. Ia pun berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan dan target waktu yang ditetapkan, dengan dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Lebih lanjut, Bupati Saipul menyampaikan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Pohuwato.

“Kami berharap kerja sama ini memberikan kepastian dari sisi perencanaan, pembiayaan, hingga pengawasan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya pada pembangunan kantor bupati dan SPAM Randangan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di RSUD Bumi Panua. Keberadaan fasilitas ini dinilai krusial dalam mendukung sistem sanitasi rumah sakit, meningkatkan standar pelayanan kesehatan, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Usai penandatanganan MoU, Kepala BPBPK Kementerian PU bersama jajaran Dinas PUPR Pohuwato meninjau langsung lokasi rencana pembangunan IPLT yang berada di belakang RSUD Bumi Panua.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pohuwato, Risdiyanto Mokodompit, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum demi percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Pohuwato.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca
DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati
PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 20:09

Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca

Thursday, 30 July 2026 - 05:10

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Berita Terbaru