Akulturasipost, Pohuwato—Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pohuwato Tahun 2027, Selasa (03/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tarsius Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Pohuwato tersebut dibuka oleh Bupati Pohuwato yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mahyudin Ahmad. Forum ini dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat se-Kabupaten Pohuwato, sebagai bagian dari upaya menyatukan persepsi dan arah pembangunan daerah ke depan.
Dalam sambutannya, Mahyudin Ahmad menegaskan bahwa penyusunan perencanaan pembangunan daerah harus dilaksanakan secara demokratis, transparan, akuntabel, efisien, dan efektif. Menurutnya, seluruh tahapan mulai dari penyusunan, pengendalian, hingga evaluasi perencanaan pembangunan wajib dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, yang menjadi pedoman utama dalam penyusunan, pengendalian, dan evaluasi rencana pembangunan daerah,” ujar Mahyudin.
Ia menjelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik RKPD memiliki posisi strategis sebagai tahapan awal untuk menyempurnakan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pohuwato Tahun 2027. Melalui forum ini, pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi pemangku kepentingan dan masyarakat untuk memberikan saran, masukan, serta usulan yang konstruktif.
“Saya berharap seluruh mekanisme dan tahapan perencanaan benar-benar menjamin keterlibatan semua elemen masyarakat, sehingga aspirasi yang berkembang dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mahyudin mengungkapkan bahwa secara makro, arah perencanaan pembangunan daerah mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pohuwato Tahun 2025–2045 dengan visi Pohuwato Berkelanjutan, Maju, Mandiri, Agamis, dan Berbudaya atau Pohuwato Beradab 2045. Visi tersebut telah diselaraskan dengan visi pembangunan nasional melalui delapan agenda prioritas Presiden yang dikenal dengan ASTA CITA.
“Delapan poin ASTA CITA ini menjadi bingkai utama dalam merumuskan program dan kegiatan prioritas daerah, yang proses awalnya dimulai melalui Forum Konsultasi Publik RKPD ini,” jelasnya.
Menurut Mahyudin, forum ini juga menjadi momentum penting untuk membahas serta mempertajam isu-isu strategis daerah yang akan dituangkan dalam RKPD Tahun 2027. Dengan demikian, perencanaan pembangunan diharapkan semakin terarah dan terukur melalui penguatan indikator kinerja, penetapan target capaian yang jelas, logis, dan realistis baik untuk target tahunan maupun jangka menengah lima tahunan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Bapppeda Pohuwato, Eka Putra Mantulangi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik RKPD dilaksanakan selama satu hari dengan metode luring dan daring. Forum ini bertujuan menggali data dan informasi, memotret kondisi riil daerah, serta menghimpun aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Forum ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi isu-isu strategis yang mendesak, sekaligus menyusun kerangka ekonomi daerah berdasarkan skala prioritas pembangunan yang akan dituangkan dalam RKPD Kabupaten Pohuwato Tahun 2027,” ungkap Eka Putra.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Rancangan Kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Pohuwato Tahun 2027 oleh Kepala Bapppeda, Rustam Melleng. Ia menjelaskan bahwa Rancangan Awal RKPD 2027 mengusung visi Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato, yakni Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif (Pohuwato SIAAP).
Dari visi tersebut, lanjut Rustam, dirumuskan enam misi pembangunan, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia Pohuwato yang unggul dan berkarakter, peningkatan kualitas ekonomi masyarakat serta investasi daerah, pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas, mewujudkan Pohuwato yang hijau, bersih, asri, dan tanggap bencana, penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang baik dan berkualitas, serta mewujudkan masyarakat religius dan damai dalam bingkai budaya dan adat istiadat.
Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap arah pembangunan Tahun 2027 dapat dirumuskan secara komprehensif, partisipatif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan daerah ke depan.






