Akulturasipost,Pohuwato—Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Gorontalo, Hanny Chandra Sukmana, Sabtu (14/02/2026). Pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan bupati itu turut dihadiri Komandan Pos TNI AL (Danposal) Pohuwato, Setyono.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kondisi keamanan dan ketertiban wilayah perairan Pohuwato yang memiliki bentang laut cukup panjang dan strategis. Bupati Saipul menjelaskan, wilayah teritorial laut Pohuwato membentang dari bagian timur Kecamatan Paguat hingga barat Kecamatan Popayato Barat. Di sisi barat, wilayah itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sementara di timur berbatasan dengan Kabupaten Boalemo.
Menurut Saipul, posisi geografis tersebut menjadikan perairan Pohuwato memiliki tingkat kerawanan tersendiri, terutama terkait potensi peredaran barang terlarang maupun aktivitas ilegal yang memanfaatkan jalur laut. Ia menilai, jalur perbatasan kerap menjadi celah masuknya oknum yang ingin memanfaatkan situasi.
“Wilayah barat ini cukup rawan karena berbatasan langsung dengan daerah lain. Tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang memanfaatkan jalur laut untuk masuk ke Pohuwato,” ujarnya.
Selain isu keamanan, Bupati juga menyoroti tingginya potensi kecelakaan laut yang dialami nelayan. Mengingat sebagian besar masyarakat pesisir menggantungkan hidup sebagai nelayan, kehadiran Pos TNI AL dinilai krusial dalam situasi darurat di laut.
Ia berharap dukungan dari Lanal Gorontalo, khususnya Pos TNI AL Pohuwato, dapat diwujudkan melalui peningkatan patroli rutin di perairan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat pesisir.
Menanggapi hal itu, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana menyatakan kesiapan TNI AL untuk membantu pemerintah daerah sepanjang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab institusi. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara TNI AL dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
Pertemuan tersebut menjadi penegasan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan TNI AL dalam menjaga keamanan perairan Pohuwato, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor demi mencegah potensi gangguan yang dapat merugikan daerah dan masyarakat.
Tim Redaksi






