“Negara Tak Boleh Diam: Penertiban Balap Liar di Pohuwato Tegaskan Hukum untuk Keselamatan, Bukan Sekadar Prosedur”

Saturday, 21 February 2026 - 16:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewa

Foto istimewa

Akulturasipost,Pohuwato—Langkah tegas Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato dalam menertibkan balap liar selama bulan Ramadan menuai dukungan luas dari masyarakat. Penindakan tersebut tidak lagi dipandang sekadar operasi rutin lalu lintas, melainkan sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi keselamatan publik di ruang bersama.(21/02/2026)

Di kawasan Block Plan, keresahan warga telah lama memuncak. Aktivitas balap liar yang disertai suara knalpot racing kerap mengganggu ketenangan, terutama pada malam hari. Anak-anak kehilangan waktu istirahat, sementara warga yang sakit harus menanggung kebisingan yang tak kunjung reda.

Pendiri LSM Labrak, Sonni Samoe, menyatakan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan. Menurutnya, negara memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk bertindak ketika keselamatan dan kenyamanan warga terancam.

“Dalam situasi seperti ini, negara tidak boleh diam. Jalan raya adalah ruang publik yang harus aman bagi semua, bukan arena yang membahayakan,” tegasnya.

Dalam perspektif hukum tata negara, penertiban ini sejalan dengan prinsip salus populi suprema lex—keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Aparat kepolisian bukan hanya memiliki kewenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk melakukan tindakan preventif sebelum potensi bahaya berubah menjadi tragedi di jalan raya.

Sejumlah pandangan hukum menegaskan bahwa penegakan aturan lalu lintas tidak dapat dipersempit pada aspek prosedural semata. Dalam rezim hukum lalu lintas, tindakan cepat seperti pengamanan kendaraan tanpa kelengkapan atau yang digunakan untuk aktivitas berisiko tinggi merupakan langkah sah dan proporsional demi mencegah kecelakaan.

Pendekatan yang hanya menitikberatkan pada formalitas prosedur tanpa mempertimbangkan keselamatan publik dinilai sebagai pandangan yang reduksionis. Negara hukum modern, dalam praktiknya, tidak hanya mengedepankan prosedur, tetapi juga efektivitas perlindungan terhadap warganya.

“Negara hukum bukanlah negara yang menunggu korban jatuh. Justru legitimasi negara diuji dari kemampuannya mencegah bahaya sejak dini,” demikian berkembang dalam diskursus hukum publik.

Sonni menambahkan, keseimbangan antara kebebasan individu dan keselamatan kolektif menjadi kunci dalam menjaga ketertiban di ruang publik. Ia menilai langkah Satlantas Polres Pohuwato mencerminkan keberanian institusi negara untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Penertiban di kawasan Block Plan diharapkan tidak hanya menekan angka kecelakaan, tetapi juga mengembalikan fungsi jalan sebagai ruang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Di tengah perdebatan yang muncul, satu hal menjadi penegasan: hukum hadir bukan untuk melindungi kelalaian, melainkan untuk mencegah kehilangan yang seharusnya bisa dihindari.

Tim Redaksi

Berita Terkait

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi
Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini
Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri
‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”
Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka
Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara
Prabowo Akui Banyak Kekurangan MBG, 13 Orang Jadi Tersangka dan 353 Dipecat

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 03:21

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:02

Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini

Wednesday, 28 October 2026 - 02:40

Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri

Wednesday, 28 October 2026 - 01:21

‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”

Tuesday, 27 October 2026 - 15:00

Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka

Berita Terbaru