akulturasipost.com, Pohuwato – Penertiban balap liar yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato selama bulan Ramadhan mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Block Plan. Warga menilai langkah tegas tersebut penting mengingat kawasan itu sering dijadikan arena balapan oleh remaja dengan kendaraan berknalpot balap yang tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga mengganggu kenyamanan lingkungan.
Pendiri LSM Labrak, Sonni Samoe, yang juga berdomisili di sekitar Block Plan, menyampaikan dukungan penuh kepada Satlantas Polres Pohuwato dalam menjalankannya menjaga lalu lintas, Sabtu (21/02/26). Menurutnya, tindakan razia dan penindakan, termasuk melakukan tindakan menyita kendaraan tanpa identitas, tanpa STNK, dan tanpa SIM, merupakan langkah preventif yang patut diapresiasi demi keselamatan bersama.
“Di lingkungan kami banyak anak kecil yang terganggu tidurnya karena suara knalpot balap pada malam hari. Ada pula warga yang sedang sakit dan membutuhkan ketenangan. Karena itu, saya mendukung penuh Satlantas Polres Pohuwato untuk bertugas tegas demi menjaga kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalan raya bukan ruang untuk menunjukkan keberanian tanpa batas, melainkan ruang bersama yang harus dijaga dengan kesadaran dan tanggung jawab. “Ketertiban lalu lintas bukan sekadar aturan, tetapi wujud penghormatan terhadap keselamatan dan hak hidup orang lain,” kata Sonni.
Warga berharap, dengan konsistensi penegakan hukum dan perlindungan terhadap pengendara muda, kawasan Block Plan dapat kembali menjadi ruang publik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
- Tim Redaksi






