Akulturasipost,Gorontalo— Anggota DPRD dari Partai NasDem, Indriani Dunda, akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menyoroti intensitas perjalanan dinas serta pernyataannya mengenai hak imunitas.
Dalam keterangan resminya, Sabtu (01/03/2026), Indriani menilai perlu adanya pelurusan agar informasi yang beredar di publik tidak berkembang secara tidak utuh dan menimbulkan persepsi keliru.
“Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar mengenai intensitas perjalanan dinas serta pernyataan saya terkait hak imunitas, saya menilai perlu adanya pelurusan agar informasi yang diterima publik tidak berkembang secara tidak utuh,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh perjalanan dinas yang dijalankannya merupakan mandat kelembagaan sebagai anggota legislatif. Kegiatan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi utama DPRD, yakni legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
“Perjalanan dinas yang saya jalankan sepenuhnya merupakan mandat kelembagaan dalam rangka menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran,” tegasnya.
Indriani juga memastikan bahwa setiap agenda dilaksanakan sesuai prosedur dan memiliki dasar administrasi yang jelas.
“Seluruh agenda dilakukan berdasarkan surat tugas resmi dan melalui mekanisme administrasi yang sah. Tidak ada satu pun kegiatan yang bersifat pribadi ataupun di luar ketentuan peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Terkait polemik hak imunitas, ia menepis anggapan bahwa pernyataannya dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers atau membungkam kritik. Ia menegaskan, hak imunitas merupakan instrumen konstitusional yang melekat pada anggota legislatif agar dapat menjalankan tugas tanpa tekanan.
“Saya juga menegaskan bahwa pernyataan saya mengenai hak imunitas sama sekali tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers. Hak tersebut adalah instrumen konstitusional untuk menjamin anggota legislatif dapat menjalankan tugas tanpa tekanan,” katanya.
Lebih lanjut, Indriani menilai demokrasi yang sehat membutuhkan kritik yang proporsional dan berbasis fakta. Ia pun menyatakan tetap menghormati kerja-kerja jurnalistik sebagai bagian penting dalam sistem demokrasi.
Namun demikian, ia berharap setiap pemberitaan dapat disajikan secara berimbang dan tidak parsial, serta memberi ruang klarifikasi sebelum membentuk opini publik.
“Saya menghormati kerja-kerja jurnalistik. Namun saya juga berharap pemberitaan disajikan secara berimbang, tidak parsial, serta memberi ruang klarifikasi yang memadai sebelum membentuk opini publik,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat, Indriani menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bagi kepentingan masyarakat serta menjaga transparansi dalam setiap tugas yang diemban.
“Komitmen saya tetap sama: bekerja untuk masyarakat, menjaga transparansi, dan memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan publik,” tutupnya.
Tim Redaksi






