WPR 550 Hektare Disahkan, Gusnar: Tambang Rakyat Pohuwato Kini Punya Payung Hukum

Wednesday, 25 March 2026 - 02:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Akulturasipost,  JAKARTA — Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa aktivitas pertambangan rakyat di Kabupaten Pohuwato kini memiliki dasar hukum yang jelas menyusul penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) seluas kurang lebih 550 hektare oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pernyataan tersebut disampaikan Gusnar saat menghadiri Musyawarah Besar LAMAHU ke-IX di Jakarta, pada 25 Januari 2026.

Menurutnya, keberadaan WPR menjadi solusi atas maraknya praktik pertambangan ilegal yang selama ini dilakukan masyarakat. Ia menyebut, legalitas tersebut membuka jalan bagi para penambang untuk beralih ke aktivitas yang sah dan terstruktur.

“Kalau menyangkut saudara-saudara kita yang menambang ilegal di Pohuwato, itu sebenarnya sudah ada WPR yang dikeluarkan oleh Menteri ESDM, luasnya kurang lebih 550 hektare,” ujar Gusnar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penetapan WPR oleh pemerintah pusat akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) oleh gubernur. Proses ini menjadi tahapan penting agar masyarakat dapat mengelola tambang secara legal.

Dalam skema pengelolaannya, terdapat dua pola yang dapat ditempuh masyarakat. Untuk perorangan, luas maksimal yang dapat dikelola dibatasi hingga 5 hektare. Sementara melalui koperasi, cakupan pengelolaan dapat mencapai 10 hektare.

Namun, terdapat syarat khusus bagi koperasi, yakni seluruh pengurus wajib berdomisili di Kabupaten Pohuwato. Ketentuan ini dimaksudkan untuk memastikan manfaat ekonomi dari pengelolaan tambang benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal.

Meski peluang telah dibuka, Gusnar mengingatkan bahwa sektor pertambangan bukanlah usaha yang mudah dijalankan. Ia menekankan pentingnya kesiapan, terutama dalam aspek pembiayaan dan manajemen.

“Tambang ini tidak murah untuk dikelola,” tegasnya.

Dengan adanya penetapan WPR seluas 550 hektare tersebut, diharapkan aktivitas pertambangan di Pohuwato dapat berjalan lebih tertib, legal, dan berkelanjutan, sekaligus menekan praktik pertambangan tanpa izin yang selama ini masih marak terjadi.

Berita Terkait

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
YR TIM Salurkan Paket Sembako untuk Warga Taluditi Pohuwato, Bukti Nyata Kepedulian Sosial
Kemarau Terus Melanda, YR TIM dan Relawan Salurkan 126.500 Liter Air Bersih untuk 693 KK”
Jumat Berkah YR TIM Masuki Pekan ke-18, Warga Binaan Lapas Pohuwato Kembali Dapat Perhatian
Gangguan Gardu Induk Paguat Picu Pemadaman Listrik di Kabupaten Pohuwato
Antrian BBM Makin hari makin panjang;SPBU kerap Kehabisan stok IMM Pohuwato desak Disperindagkop dan Polres Pohuwato periksa Depot dan pertamini

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Friday, 11 September 2026 - 00:42

HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?

Tuesday, 8 September 2026 - 15:52

YR TIM Salurkan Paket Sembako untuk Warga Taluditi Pohuwato, Bukti Nyata Kepedulian Sosial

Sunday, 6 September 2026 - 14:32

Kemarau Terus Melanda, YR TIM dan Relawan Salurkan 126.500 Liter Air Bersih untuk 693 KK”

Berita Terbaru