Akulturasipost, Pohuwato – Harapan masyarakat Desa Wonggarasi Tengah, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, untuk memiliki akses penghubung yang layak mulai terwujud. Pembangunan jembatan beton di atas Sungai Hulota yang dikerjakan oleh Kodim 1313/Pohuwato kini resmi memasuki tahap awal dengan progres mencapai 5 persen per Sabtu (4/4/2026).
Jembatan yang dirancang dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter ini akan melintasi sungai selebar sekitar 4 meter dengan kedalaman 1 meter. Kehadiran infrastruktur tersebut diyakini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga, terutama saat debit air sungai meningkat.
Di lapangan, personel TNI bersama tim pelaksana tengah fokus pada penyiapan serta distribusi material alam ke titik pekerjaan. Tahapan ini menjadi fondasi penting guna mempercepat proses pembangunan pada fase berikutnya.
Komandan Kodim 1313/Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas, sehingga jembatan yang dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Selama ini, Sungai Hulota kerap menjadi kendala bagi warga, terutama saat kondisi air meluap yang menghambat aktivitas dan distribusi hasil pertanian. Dengan hadirnya jembatan beton tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses yang lebih aman dan lancar.
Kodim 1313/Pohuwato menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan sesuai rencana, demi membuka konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.(Tim Redaksi)






