Diduga Diseret Tongkang, Rompong Warga Loleo Rusak Parah

Saturday, 25 April 2026 - 12:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost, HALTENG — Ketegangan mencuat di perairan Halmahera Tengah usai insiden yang melibatkan kapal tongkang dan fasilitas penangkapan ikan milik warga Desa Loleo, Jumat (24/4/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar 27 mil dari pesisir Kecamatan Weda Selatan itu berujung pada kerusakan serius sebuah rompong milik nelayan setempat.

Mengutip FaktaMalut.com, rompong milik Aco diduga terseret saat kapal tongkang melintas di jalur tersebut. Alat bantu penangkapan ikan yang menjadi tumpuan ekonomi warga itu dilaporkan mengalami kerusakan setelah terjadi kontak dengan badan tongkang.

Yadi, salah satu pekerja di lokasi, menyebut rompong tersebut telah dipasang dengan standar pengamanan tinggi. Ia menjelaskan, perangkat itu ditambatkan menggunakan tujuh jangkar dengan bobot masing-masing mencapai sekitar 500 kilogram. Menurutnya, kerusakan yang terjadi menunjukkan adanya tarikan kuat hingga menyebabkan tali jangkar putus dan struktur rompong bergeser dari posisi awal.

“Kalau sampai bergeser sejauh itu, berarti ada tekanan besar. Jangkar yang seharusnya menahan justru tidak mampu bertahan,” ungkapnya.

Insiden ini berdampak langsung terhadap mata pencaharian warga. Rompong tersebut selama ini menjadi sumber penghasilan utama, tidak hanya bagi pemilik, tetapi juga sejumlah nelayan yang bergantung pada aktivitas penangkapan ikan di sekitarnya.

Di sisi lain, pihak kapal membantah tudingan tersebut. Irvan, kapten Kapal Batara Krishna yang menarik Tongkang Teratai Ungu, menyatakan bahwa kondisi rompong tidak mengalami kerusakan seperti yang dilaporkan warga. Ia menegaskan tidak ada kejadian putusnya tali maupun hanyutnya alat tersebut.

Namun, pernyataan itu bertolak belakang dengan kesaksian para pekerja di lapangan. Mereka mengaku melihat langsung perubahan posisi rompong serta kerusakan yang diduga akibat benturan atau gesekan dengan tongkang, yang berujung pada putusnya tali jangkar.

Atas kejadian ini, Aco mendesak pihak perusahaan pemilik tongkang untuk bertanggung jawab. Ia berharap ada penyelesaian yang adil, mengingat biaya pembuatan rompong dengan spesifikasi jangkar berat membutuhkan investasi besar.

Hingga saat ini, warga Desa Loleo masih menanti langkah konkret dari pihak kapal, baik melalui jalur musyawarah maupun proses hukum jika persoalan tersebut tidak segera menemukan titik terang.

(Tim redaksi) 

Berita Terkait

BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi
SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi
Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini
Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri
‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”
Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka
Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 11:32

BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:21

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:02

Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini

Wednesday, 28 October 2026 - 02:40

Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri

Wednesday, 28 October 2026 - 01:21

‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”

Berita Terbaru