Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis di Gaza

Tuesday, 19 May 2026 - 15:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Dewanpers.or.id

Dok.Dewanpers.or.id

Akulturasipost, Jakarta — Dewan Pers mengecam tindakan Israeli Navy yang mencegat dan menangkap rombongan kapal kemanusiaan Global Sumud Flotila 2.0 di perairan internasional menuju Gaza, Palestina, Senin (18/5/2026).Dilansir dari dewanpers.or.id

Dalam rombongan tersebut terdapat sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Tiga di antaranya merupakan jurnalis, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV.

Armada Global Sumud diketahui berangkat dari Kota Marmaris, Turki, pada Kamis (14/5/2026) dengan melibatkan 54 kapal dan awak dari sekitar 70 negara. Rombongan membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan dan obat-obatan untuk warga Gaza. Saat dicegat militer Israel, armada dilaporkan berada sekitar 310 mil laut dari wilayah Gaza di perairan internasional.

Dewan Pers menyatakan telah berkomunikasi dengan pimpinan redaksi Republika dan Tempo TV guna memastikan kondisi para jurnalis Indonesia yang berada dalam rombongan tersebut. Informasi mengenai penangkapan dikonfirmasi kedua media pada Senin malam waktu Jakarta.

Dalam pernyataan resminya, Dewan Pers mengecam tindakan militer Israel yang melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia bersama awak sipil lainnya saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.

Selain itu, Dewan Pers juga meminta pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk mengupayakan pembebasan wartawan dan warga sipil Indonesia lainnya yang ditangkap, termasuk memfasilitasi kepulangan mereka ke Tanah Air.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan pernyataan tersebut merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menjaga kemerdekaan pers dan memberikan perlindungan terhadap kerja jurnalistik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Hewan Kurban di Bone Bolango Tembus 1.155 Ekor, Kabupaten Dapat Bantuan dari Presiden Prabowo
Ambon Kota Musik: Harmoni Timur Indonesia yang Mendunia
BPK RI Kembali Ganjar Pohuwato Opini WTP, Prestasi Berlanjut Sejak 2013
Polisi Amankan Excavator dan Sejumlah Peralatan Tambang Ilegal di Bulangita
“SPAN Kritik Cara Pandang Kadis LH: Jangan Asal Bicara PETI Kalau Tak Pahami Realitas Rakyat”
Pani Gold Mine Tegaskan Operasi Sesuai Regulasi, Pemkab Pohuwato Siapkan Jalur Alternatif untuk Penambang
Bupati Pohuwato Tunjuk Muslimin Nento Jadi Plt Kadis Sosial, Gantikan Zulkifli Umar
Gila! Penggusuran Kem Masyarakat Diduga dilakukan saat izin tambang Belum Terbit di OSS
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 05:56

Hewan Kurban di Bone Bolango Tembus 1.155 Ekor, Kabupaten Dapat Bantuan dari Presiden Prabowo

Tuesday, 26 May 2026 - 05:24

Ambon Kota Musik: Harmoni Timur Indonesia yang Mendunia

Monday, 25 May 2026 - 09:43

BPK RI Kembali Ganjar Pohuwato Opini WTP, Prestasi Berlanjut Sejak 2013

Sunday, 24 May 2026 - 12:41

Polisi Amankan Excavator dan Sejumlah Peralatan Tambang Ilegal di Bulangita

Saturday, 23 May 2026 - 10:26

“SPAN Kritik Cara Pandang Kadis LH: Jangan Asal Bicara PETI Kalau Tak Pahami Realitas Rakyat”

Berita Terbaru

Kolase Kota Ambon.Dok Istimewa

Advetorial

Ambon Kota Musik: Harmoni Timur Indonesia yang Mendunia

Tuesday, 26 May 2026 - 05:24