Ketahanan Pangan Pohuwato Diperkuat, Pangdam XIII Turun Langsung Tanam Padi di Randangan

Thursday, 21 May 2026 - 02:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Pemda Pohuwato bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus S.I.P. Penanaman dilakukan di lahan program CSR Kodim 1313/Pohuwato sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah/Dok.Istimewa

Kolase foto Pemda Pohuwato bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus S.I.P. Penanaman dilakukan di lahan program CSR Kodim 1313/Pohuwato sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah/Dok.Istimewa

Akulturasipost, Pohuwato — Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama jajaran TNI terus mendorong percepatan musim tanam kedua (MT II) tahun 2026 melalui pemanfaatan lahan tidur menjadi areal persawahan produktif. Upaya tersebut ditandai dengan kegiatan penanaman padi di lokasi cetak sawah Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dan Wakil Bupati Iwan S. Adam yang mendampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus S.I.P. Penanaman dilakukan di lahan program CSR Kodim 1313/Pohuwato sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI HardoToga Parlindungan Sihotang, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Ketua PN Marisa, Wakapolres Pohuwato, unsur Kejaksaan Negeri Pohuwato, Kepala Dinas Pertanian Pohuwato Kamri Alwi, serta Camat Randangan Saharudin Saleh.

Penanaman padi dilakukan untuk memberi motivasi kepada petani agar tetap optimal menghadapi musim tanam kedua. Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Forkopimda juga mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kelompok tani setempat.

Lahan yang kini mulai ditanami sebelumnya diketahui merupakan lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Setelah melalui proses pembukaan lahan, pengolahan tanah, hingga pembangunan sistem irigasi, area tersebut akhirnya dapat difungsikan kembali sebagai areal pertanian produktif.

Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga mengatakan, penanaman kembali dilakukan setelah seluruh proses pembersihan lahan dan pengairan selesai dilaksanakan.
“Alhamdulillah hari ini kembali melakukan penanaman di lokasi ini karena lahannya sudah dibersihkan dan dapat dialiri air. Sebelumnya lahan ini merupakan lahan tidur yang belum dimanfaatkan,” ujar Saipul.

Ia menilai keberhasilan pemanfaatan lahan tersebut tidak terlepas dari dukungan TNI, khususnya Danrem 133/Nani Wartabone bersama Kodim 1313/Pohuwato yang aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat dan kelompok tani.

Menurut Saipul, keberhasilan program cetak sawah rakyat mulai terlihat dari hasil panen di hamparan sawah yang berada di sekitar lokasi tersebut pada awal Maret 2026 lalu. Saat ini, area lain yang masih berada dalam satu hamparan kembali memasuki tahap penanaman.

“Lahan yang sehamparan dengan lokasi ini telah dilakukan panen pada awal Maret lalu, dan hari ini area di sampingnya kembali dilakukan penanaman. Apresiasi kami kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1313 Pohuwato, atas pendampingan intensif di lokasi cetak sawah rakyat sehingga kembali bisa melakukan penanaman,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan berkelanjutan di Pohuwato.

“Kami berharap swasembada pangan berkelanjutan dapat terus dipertahankan dan cita-cita menjadikan Pohuwato sebagai lumbung pangan dapat tercapai,” tutupnya.

Usai penanaman, rombongan turut meninjau langsung areal cetak sawah yang saat ini sebagian telah ditanami padi dan sebagian lainnya siap memasuki masa panen. Kegiatan juga dirangkaikan dengan proses penghamburan benih oleh petani di lokasi persawahan.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026
Dua Saksi Dipanggil Polisi, Penyelidikan Dugaan Pengancaman Terhadap Wartawan Berlanjut
YR TIM Pohuwato Konsisten Gelar Jumat Berkah, Tebar Kepedulian Sosial dan Perkuat Semangat Berbagi

Berita Terkait

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Friday, 24 July 2026 - 11:26

Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan

Wednesday, 22 July 2026 - 14:04

Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan

Berita Terbaru