Pastikan USP Berjalan Lancar, Pimpinan Dinas Pendidikan Turun Langsung Ke Lapangan

Friday, 22 May 2026 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Foto Tim Disdik Malra saat laksanakan Monitoring USP Jenjang SD di Daratan Kei Besar 20-21 Mey 2026/Akulturasipost, Erick

Kolase Foto Tim Disdik Malra saat laksanakan Monitoring USP Jenjang SD di Daratan Kei Besar 20-21 Mey 2026/Akulturasipost, Erick

Akulturasipost, Kabupaten Maluku Tenggara— Pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) untuk jenjang Sekolah Dasar di wilayah Daratan Kei Besar berjalan lancar, aman, dan tertib. Hal ini terungkap dari hasil Monitoring langsung yang dilakukan oleh jajaran Pimpinan Dinas Pendidikan setempat selama Dua hari, mulai tanggal 20 hingga 21 Mei 2026.

Kegiatan Monitoring ini dipimpin langsung oleh Plt Kadis Pendidikan dan didampingi oleh Kepala Bidang Sekolah Dasar beserta seluruh staf di lingkungan Bidang SD. Langkah ini diambil dengan dua tujuan utama, yakni memastikan seluruh rangkaian proses pelaksanaan ujian berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan pedoman yang berlaku, serta menjamin kehadiran seluruh peserta ujian agar tidak ada satu pun siswa yang terdaftar terlewat atau tidak dapat mengikuti kegiatan penilaian tersebut.

Berdasarkan Informasi yang di himpun media ini bahwa Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (20/5), tim menyambangi sekolah-sekolah yang tersebar di dua wilayah kecamatan. Di Kecamatan Kei Besar Selatan, peninjauan dilakukan di SD Negeri Nuhuyanat dan SD Tamangil Nuhuten.

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Kei Besar dengan meninjau pelaksanaan USP di lima satuan pendidikan, meliputi: SD Negeri Mataholat, SD Negeri Lerohoilim, SD Negeri Dit Rahareng, SD Inpres Waur, serta SD Negeri 2 Elat. 

Di setiap lokasi, tim memeriksa kesiapan panitia, suasana ruang ujian, serta kelengkapan administrasi dan sarana pendukung. Secara umum, seluruh sekolah telah mempersiapkan segala kebutuhan dengan matang.

Memasuki hari kedua, Rabu (20/5), tim pemantau bergerak ke wilayah Kecamatan Kei Besar Utara Barat. Di wilayah ini, ada sembilan sekolah dasar yang menjadi titik pantauan, yaitu: SD Kristen AD, SDK Mun Wearfan, SD Inpres Mun Mahar Essoy, SD Inpres Uat Reyaan, SD Naskat Uat, SD Naskat Ohoituf, SD Inpres Ngurwalek, SD Kristen Dangarat, dan SD Inpres Weer Frawav.

Kehadiran tim di lokasi bertujuan memastikan pelaksanaan berjalan sesuai aturan serta memverifikasi kehadiran peserta didik. Hasilnya, seluruh siswa yang terdaftar di sekolah-sekolah tersebut dikonfirmasi hadir dan mengikuti ujian dengan tertib dan tenang. Suasana di lingkungan sekolah juga terlihat kondusif dan mendukung jalannya kegiatan belajar-mengajar serta penilaian.

Dinas Pendidikan mengapresiasi kerja keras para kepala sekolah, guru, dan seluruh tenaga kependidikan yang telah bekerja sama dan berupaya maksimal demi kelancaran pelaksanaan USP tahun ini. Diharapkan, hasil dari ujian ini dapat mencerminkan capaian kompetensi siswa yang sebenarnya dan menjadi landasan peningkatan mutu pendidikan di wilayah Daratan Kei Besar ke depan. (Tim Redaksi) 

Berita Terkait

Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca
DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati
PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 20:09

Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca

Thursday, 30 July 2026 - 05:10

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Berita Terbaru