Kepala BGN, Dadan Hidayana dicopot, Ada apa?

Tuesday, 2 June 2026 - 16:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Dadan Hidayana di ganti oleh Nanik  S.Deyang.

Kepala BGN Dadan Hidayana di ganti oleh Nanik S.Deyang.

Akulturasipost,Jakarta-Pemerintah resmi melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Selain Dadan, dua Wakil Kepala BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya juga diberhentikan dalam restrukturisasi tersebut. Pemerintah kemudian menunjuk Nanik S. Deyang sebagai pengganti untuk memimpin lembaga yang menangani program makan bergizi gratis nasional.

Dalam keterangannya, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pergantian pimpinan dilakukan setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program selama lebih dari satu tahun terakhir. Evaluasi itu mencakup tata kelola organisasi, penerapan standar operasional prosedur, pengawasan kualitas makanan, hingga efektivitas koordinasi program di lapangan.

“Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Prasetyo.

Nama Dadan Hindayana sebelumnya dikenal sebagai akademisi dari Institut Pertanian Bogor atau IPB. Ia merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB dan memiliki latar belakang pendidikan hingga jenjang doktoral di Jerman, termasuk di University of Bonn dan Leibniz Universität Hannover.

Dadan dilantik menjadi Kepala BGN pada Agustus 2024 oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo menjelang akhir masa pemerintahannya. Saat itu, ia dipercaya untuk menyiapkan fondasi program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Tonton juga di Saluran Tv Akulturasi Channel. Detik detik penangkapan

Program tersebut sejak awal menjadi sorotan publik karena menyedot anggaran negara dalam jumlah besar serta dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pergantian pimpinan BGN kini memunculkan berbagai pertanyaan publik terkait arah baru pelaksanaan program nasional tersebut ke depan.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026
YR TIM Pohuwato Konsisten Gelar Jumat Berkah, Tebar Kepedulian Sosial dan Perkuat Semangat Berbagi
TMMD Ke-129 Resmi Bergerak, Kodim 1313/Pohuwato Kebut Pembangunan Jalan, RTLH hingga Sarana Air Bersih di Makarti Jaya
Jaga Masa Depan Anak Daerah! Pemuda Kecam Keras Perusakan Kantor Dinas Pendidikan Malra

Berita Terkait

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Friday, 24 July 2026 - 11:26

Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan

Friday, 17 July 2026 - 10:23

YR TIM Pohuwato Konsisten Gelar Jumat Berkah, Tebar Kepedulian Sosial dan Perkuat Semangat Berbagi

Berita Terbaru