Akulturasipost , Pohuwato—Suasana di kawasan pertambangan Alamotu Sungai Kaya panas setelah terjadi kejadian antara pihak perusahaan dan kelompok penambang tradisional yang beraktivitas di lokasi tersebut, Rabu (10/6/2026).
Berdasarkan informasi yang ada, peristiwa tersebut melibatkan perwakilan pihak perusahaan dan sejumlah penambang lokal yang selama ini melakukan aktivitas penambangan tradisional di wilayah tersebut.
Perdebatan berlangsung ketika pihak perusahaan mendatangi kem atau tempat tinggal sementara milik para penambang tradisional.
Sejumlah penambang mengaku kedatangan pihak perusahaan yang memicu ketegangan di lapangan.
Mereka menduga terdapat tindakan intimidasi dan ancaman yang disampaikan kepada para penambang tradisional terkait aktivitas yang dilakukan di kawasan tersebut.
Dugaan tersebut kemudian memicu adu argumen antara kedua belah pihak.
Meski sempat berlangsung dalam suasana tegang, hal tersebut tidak berakhir pada tindakan kekerasan fisik.
Namun, kejadian itu menjadi perhatian masyarakat mengingat konflik antara perusahaan dan penambang tradisional sering terjadi akibat perbedaan pandangan mengenai pemanfaatan dan pengelolaan wilayah pertambangan.
Tonton juga di saluran channel kami
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait tudingan ancaman yang disampaikan oleh para penambang tradisional.
Sementara itu, sejumlah penambang berharap adanya penyelesaian melalui dialog dan mediasi agar situasi di lapangan tetap kondusif serta tidak memicu konflik yang lebih luas.
Perkembangan lebih lanjut mengenai peristiwa ini masih menunggu konfirmasi dan klarifikasi dari seluruh pihak yang terlibat.
(Tim Redaksi)






