Akulturasipost,GORONTALO — Menghadapi musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air dan aktivitas masyarakat, Korem 133/Nani Wartabone menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan di wilayah Provinsi Gorontalo dan sekitarnya.
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khusyuk di Masjid Permata Korem 133/NW, dengan melibatkan personel TNI-Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Korem 133/NW, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.
Rangkaian ibadah diawali dengan pelaksanaan Sholat Istisqa yang kemudian dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kekhidmatan, memanjatkan harapan agar Allah SWT segera memberikan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat.
Bagi Korem 133/NW, pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar batiniah di tengah kondisi kemarau yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari berkurangnya sumber air hingga terganggunya aktivitas pertanian masyarakat.
Upaya spiritual tersebut berjalan beriringan dengan berbagai langkah nyata di lapangan dalam menghadapi dampak musim kemarau. Doa bersama menjadi momentum untuk menguatkan kepedulian dan kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat.
Turunnya hujan sangat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, menjaga produktivitas lahan pertanian, serta mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah yang terdampak kondisi kering.
Selain sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT, kegiatan tersebut juga memperkuat semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh peserta menyatukan doa agar Gorontalo segera mendapatkan curah hujan yang cukup dan kondisi lingkungan kembali membaik.
Sholat Istisqa di lingkungan Korem 133/NW sekaligus menjadi pengingat bahwa menghadapi persoalan kekeringan membutuhkan ikhtiar bersama, baik melalui langkah nyata maupun pendekatan spiritual, demi menjaga ketahanan lingkungan dan kehidupan masyarakat.(Tim Redaksi)






