Akulturasipost,Gorontalo—Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Korem 133/Nani Wartabone menjadi momentum bagi keluarga besar satuan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus merefleksikan perjalanan pengabdian selama delapan tahun.
Peringatan tersebut digelar di Makorem 133/Nani Wartabone, Jumat (18/9/2026), dan dirangkaikan dengan senam serta olahraga bersama. Kegiatan dipimpin langsung Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang, dengan diikuti pejabat utama, para Komandan Satuan, prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka.
Rangkaian kegiatan diawali senam bersama di lapangan apel Makorem. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi bagi seluruh personel dan keluarga besar Korem dalam suasana yang lebih akrab di luar rutinitas kedinasan.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama sebelum memasuki acara syukuran HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang mengajak seluruh personel menjadikan peringatan ulang tahun satuan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, perjalanan delapan tahun Korem 133/Nani Wartabone harus menjadi pijakan untuk meningkatkan semangat pengabdian serta menjaga soliditas seluruh unsur satuan dalam menjalankan tugas di wilayah Provinsi Gorontalo.
Prosesi syukuran kemudian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Danrem 133/NW. Tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan satuan sekaligus doa agar pelaksanaan tugas ke depan senantiasa diberikan kelancaran.
Rangkaian peringatan HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone ditutup dengan ramah tamah dan hiburan bersama. Suasana kekeluargaan mewarnai kegiatan yang mempertemukan prajurit, PNS, Persit, serta keluarga besar Korem dalam satu momentum kebersamaan.
Peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa soliditas internal dan kebersamaan personel merupakan bagian penting dalam menopang pelaksanaan tugas satuan di tengah dinamika wilayah. (Tim Redaksi)






