Akulturasipost,POHUWATO — Upaya mencegah kenakalan remaja dan membangun karakter pelajar terus dilakukan melalui sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pihak sekolah dan orang tua. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Paguat, Kelurahan Siduan, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA itu melibatkan Babinsa Koramil 1313-01/Paguat bersama Forkopincam Paguat dan unsur sekolah. Pembinaan diarahkan untuk meningkatkan kedisiplinan sekaligus memberikan pemahaman kepada pelajar agar mampu menghindari berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun mengganggu ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Dalam penyuluhan tersebut, Babinsa memberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati tata tertib sekolah, meningkatkan kesadaran hukum, menjaga pergaulan serta membangun sikap disiplin sejak usia sekolah.
Para siswa juga diberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Pelajar diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun kelompok pergaulan yang dapat mendorong mereka terlibat dalam tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Pembinaan tidak hanya menyasar siswa. Peran orang tua turut ditekankan sebagai bagian penting dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya di luar jam sekolah.
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan unsur Forkopincam juga terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di wilayah serta membangun koordinasi dengan berbagai pihak sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas.
Danramil 1313-01/Paguat, Letda Inf Demsi Sasue, dalam arahannya menegaskan bahwa pembentukan karakter anak dan remaja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan orang tua, sekolah, pemerintah wilayah, TNI dan Polri secara berkelanjutan.
Menurutnya, pengawasan orang tua setelah anak meninggalkan lingkungan sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam mencegah anak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko. Sementara di lingkungan pendidikan, sekolah bersama aparat dan pemerintah terus memberikan pembinaan serta edukasi yang relevan bagi para pelajar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Paguat Andri A. R. Pakilie, Kapolsek Paguat Iptu Ryan Sukma Wibawa, Kepala SMP Negeri 1 Paguat Deice N. Midras, S.Pd., M.Pd., Lurah Siduan Mahmud Wasilu, Ketua Komite SMP Negeri 1 Paguat Kasim Kacil, S.H., Babinsa, Bhabinkamtibmas, para guru serta orang tua siswa.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembinaan semata, tetapi berlanjut melalui pengawasan dan komunikasi antara sekolah, keluarga, aparat serta pemerintah wilayah.
Melalui pembinaan ini, para pelajar diharapkan semakin memahami pentingnya disiplin, menghormati aturan, menjaga pergaulan, bijak menggunakan media sosial serta menjauhi narkoba dan berbagai aktivitas yang berpotensi merugikan masa depan.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berakhir sekitar pukul 10.30 WITA dalam keadaan aman, tertib dan lancar.(Tim Redaksi)






