Ketegangan di Saripi, Antara Warga dan Sekuriti Perusahaan PT. PG GORONTALO

Saturday, 10 October 2026 - 06:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost,Boalemo—Ketegangan kembali terjadi di Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Jumat 09/10/2026

Insiden yang melibatkan masyarakat lokal dan pihak sekuriti PT PG Gorontalo ini dipicu oleh rencana pembongkaran pipa serta peralatan pertambangan tradisional milik warga.

Tonton disaluran TV AKULTURASI CHANNEL

Situasi yang awalnya diwarnai adu argumentasi, kemudian memanas hingga terjadi aksi saling dorong. Dalam video yang beredar, sejumlah orang terlihat terlibat dalam perdebatan di lokasi.

Perwakilan Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia atau APRI juga tampak hadir untuk memberikan penjelasan terkait aktivitas masyarakat.

Persoalan ini turut memunculkan perbedaan pandangan mengenai status lahan. Pihak perusahaan mengklaim lokasi tersebut masuk dalam area Hak Guna Usaha atau HGU aktif.

Sementara itu, masyarakat melalui APRI menyatakan bahwa aktivitas mereka berlangsung di tepian sungai mati.

Warga juga mempertanyakan kewenangan sekuriti dalam memerintahkan pembongkaran pipa. Mereka bahkan mempersoalkan surat perintah yang disebut telah kedaluwarsa.

Namun, masa berlaku surat maupun dasar kewenangan penertiban tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak terkait.

Deputi Lima DPP APRI Indonesia, Taufik Hiola, menyatakan bahwa aktivitas masyarakat telah berlangsung secara turun-temurun, bahkan menurutnya sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka.

Ketegangan akhirnya mereda setelah personel Polsek Paguyaman turun tangan melakukan mediasi. Upaya tersebut berhasil membubarkan kerumunan dan menenangkan situasi di lokasi.

Hingga kini, PT PG Gorontalo belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. (Tim Redaksi)

Berita Terkait

‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”
Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka
Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara
Prabowo Akui Banyak Kekurangan MBG, 13 Orang Jadi Tersangka dan 353 Dipecat
Nama TNI Diduga Dicatut untuk Lindungi PETI Bulangita, Sosok HD Jadi Sorotan ‎
Tanpa Latihan Gabungan, Ribuan Pelajar Kei Kecil Hadirkan Penampilan Bersejarah di Meti Kei 2026
Menyalakan Semangat Belajar dari Desa, MI Ibnu Syabil Weer Ohoiker, Nani Kurratul Aini, Perkuat Literasi Siswa Lewat Program Belajar Malam

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 01:21

‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”

Tuesday, 27 October 2026 - 15:00

Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka

Monday, 26 October 2026 - 10:22

Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita

Monday, 26 October 2026 - 10:17

Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara

Sunday, 25 October 2026 - 15:16

Prabowo Akui Banyak Kekurangan MBG, 13 Orang Jadi Tersangka dan 353 Dipecat

Berita Terbaru