Akulturasipost,Pohuwato—Kapolres Pohuwato AKBP Busroni melalui Wakapolres Pohuwato Kompol Heny Mudji Rahaju, menegaskan komitmen Polri dalam menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas melalui penggelaran Operasi Keselamatan Otanaha 2026 yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Gorontalo.
Hal tersebut disampaikan Wakapolres Pohuwato saat memimpin apel gelar pasukan. Dalam amanatnya,Kompol Heny menyampaikan bahwa permasalahan lalu lintas terus berkembang secara cepat dan dinamis seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.
Berdasarkan data kepolisian, jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 tercatat 388 kasus, mengalami penurunan 27 kasus atau 7 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 415 kasus. Sementara itu, angka pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan signifikan, yakni 5.469 kasus atau 20 persen, dari 26.785 kasus pada 2024 menjadi 21.316 kasus pada 2025.
Meski menunjukkan tren positif, Heny menilai angka tersebut masih tergolong tinggi dan memerlukan upaya berkelanjutan. Oleh karena itu, Polri terus mendorong langkah preventif dan edukatif melalui kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas), disertai penegakan hukum yang mengedepankan pendekatan humanis.
Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Pohuwato menekankan pentingnya kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Operasi Keselamatan Otanaha 2026 sendiri dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Kasatlantas Polres Pohuwato IPTU Jefriyansyah Tangahu juga kepada Media AkulturasiPost menjelaskan Operasi ini mengedepankan kegiatan simpatik, persuasif, dan humanis, dengan fokus utama pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dan Pelaksanaannya melibatkan fungsi lalu lintas dan didukung oleh fungsi operasional kepolisian lainnya, serta bersinergi dengan TNI dan instansi terkait
“jadi operasi keselamatan kali ini akan dilaksanakan oleh tim gabungan dengan Fokus pada kendaraan yang menggunakan Knalpot Racing , mengingat beberapa pekan lagi memasuki bulan suci ramadhan dan penggunaan knalpot Racing ini akan mengganggu kekhususan ibadah di bulan puasa “Tegasnya.
Seluruh personel yang terlibat agar mempersiapkan fisik dan mental, menjunjung tinggi disiplin serta etika pelayanan, dan menghindari sikap arogansi dalam menjalankan tugas. Personel diminta mengedepankan keselamatan dalam setiap kegiatan serta memperkuat kerja sama lintas sektor demi keberhasilan operasi.
Kapolres berharap, melalui Operasi Keselamatan Otanaha 2026, stabilitas keamanan dan ketertiban lalu lintas di Kabupaten Pohuwato dapat terjaga secara aman dan kondusif, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Tim Redaksi






