Malam Takbiran nyaris Terancam, Pohon Tumbang di Jalur Dua Palopo: Polisi Sigap Amankan Arus Lalu Lintas

Friday, 20 March 2026 - 11:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Akulturasipost,  POHUWATO – Sebuah pohon besar tumbang di jalur dua Desa Palopo, Kabupaten Pohuwato, pada Jumat petang (20/03/2026) sekitar pukul 18.18 WITA, memicu gangguan arus lalu lintas di tengah meningkatnya mobilitas warga menjelang malam takbiran.

Peristiwa ini terjadi setelah sebagian besar wilayah Pohuwato diguyur hujan sejak siang hari. Intensitas hujan yang cukup tinggi diduga menjadi penyebab utama robohnya pohon yang berada di sisi jalan tersebut.

Tak lama setelah kejadian, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan sempat terjatuh akibat terkejut saat melintas di lokasi. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut, meski kondisi ini sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.

Menanggapi situasi tersebut, personel Polres Pohuwato bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemacetan, terlebih mengingat volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan pada malam takbiran.

Kabag Ops Polres Pohuwato, AKP Syang Kalibato, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung turun tangan begitu menerima laporan dari masyarakat. Petugas kemudian berjaga di lokasi untuk memastikan kendaraan tetap dapat melintas dengan aman dan tertib.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan jalur dan mengatur lalu lintas agar tetap lancar, apalagi ini momen malam takbiran yang biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Hingga malam hari, petugas masih bersiaga di lokasi sambil berkoordinasi untuk proses evakuasi batang pohon yang melintang di badan jalan. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Terancam Jerat UU Migas, Polisi Tahan Warga Buntulia Utara Terkait Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi
Cagar Alam Bukan Zona Negosiasi, Sikap BKSDA “abu abu” Presiden LABRAK : Jangan-Jangan Ikut main
Rachmat Gobel Siapkan Desa Tilihua Jadi Sentra Kacang Modern Terintegrasi di Gorontalo
Gagalkan Penyelundupan Sianida dari Filipina, Ditpolairud Polda Gorontalo Sita 77 Karung Bahan Berbahaya di Perairan Gorontalo Utara
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Pesisir Leato Selatan Gorontalo, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Alat Berat di Kawasan Terlarang? BKSDA Bilang Tidak, TNI AL: “Kami Punya Bukti!”
Wujudkan SDM Unggul, Polres Malra Launching Program “Polisi Mengajar”
Polres Pohuwato Sikat PETI di Bulangita: Excavator Diamankan, Operator Ditangkap
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 06:56

Terancam Jerat UU Migas, Polisi Tahan Warga Buntulia Utara Terkait Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi

Friday, 8 May 2026 - 05:51

Cagar Alam Bukan Zona Negosiasi, Sikap BKSDA “abu abu” Presiden LABRAK : Jangan-Jangan Ikut main

Thursday, 7 May 2026 - 07:06

Rachmat Gobel Siapkan Desa Tilihua Jadi Sentra Kacang Modern Terintegrasi di Gorontalo

Wednesday, 6 May 2026 - 10:49

Gagalkan Penyelundupan Sianida dari Filipina, Ditpolairud Polda Gorontalo Sita 77 Karung Bahan Berbahaya di Perairan Gorontalo Utara

Tuesday, 5 May 2026 - 14:49

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Pesisir Leato Selatan Gorontalo, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru