Demo Penambang Pohuwato nyaris ricuh, Pemda dan DPRD Akui Tak Mampu Bendung Penggusuran:”Kami Juga Terancam”

Monday, 11 May 2026 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Pemda dan DPRD saat menerima massa aksi penambang rakyat didepan Kantor Bupati Pohuwato/Dok.Istimewa

Kolase foto Pemda dan DPRD saat menerima massa aksi penambang rakyat didepan Kantor Bupati Pohuwato/Dok.Istimewa

Akulturasipost, Pohuwato—Demo Masyarakat Penambang di Kantor DPRD dan Kantor Bupati pada Senin 11/05/2026 Nyaris Ricuh Saat Wakil Bupati Iwan Adam dan Wakil Ketua DPRD Hamdi Alamri menyampaikan Hasil Mediasi dengan Perusahaan tidak menemui titik terang.

Massa Aksi sempat ricuh saat Wabup Iwan Adam menyampaikan Pihak perusahaan tetap akan melanjutkan Penggusuran Talang-talang dan kamp-kamp milik warga. 

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pihak perusahaan Tadi dan jujur saja kami sampaikan kepada bapak ibu, Pihak perusahaan tetap ingin melanjutkan penggusuran dan memerintahkan masyarakat untuk tidak beaktivitas di sana” tutur Iwan Adam pada massa aksi.

Seorang ibu berteriak histeris Penuh emosi pasca mendengar pernyataan hasil mediasi tersebut ,Sontak suasana ini membuat tegang kedua belah pihak saat itu, namun Koordinator lapangan kembali meredam keadaan dengan mempersilahkan Hamdi Alamri ,Wakil Ketua DPRD Pohuwato Corong untuk berbicara.

“Masih ada Langkah-langkah lain yang akan kami lakukan,kami akan mungkin bisa mengkolaborasikan seluruh kekuatan pemerintahan daerah masyarakat yang ada,untuk sama-sama bisa mengambil sebuah keputusan yang mungkin bisa kita bawa ke Gubernur,dan itu sudah di lakukan oleh DPRD,sudah dilakukan Pemerintah Daerah”ucap Hamdi.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa perusahaan itu punya kekuatan besar yang bukan hanya mampu mengintimidasi Rakyat,Namun juga mampu mengintimidasi Pemerintah.

“Tapi memang jujur ingin kami sampikan,mereka punya kekuatan besar yang bukan cuma Bapak-bapak yang di intimidasi,Pak Soni(Korlap_red)juga mungkin tau ,kami juga ini terancam.Dicarikan Celah dan kesalahan” Lanjut Hamdi.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengambil jalan pintas,karena jika Anarkis maka dampaknya pun akan di rasakan oleh masyarakat itu sendiri.

“kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mengambil jalan pintas dengan melakukan cara-cara yang anarkis karena kerugiannya pun akan di rasakan oleh masyarakat itu sendiri.

Pada akhir dialognya bersama massa aksi,Wakil Ketua Hamdi Alamri dan Wakil Bupati Iwan Adam menyatakan Akan turun meninjau Lokasi yang di maksud pada esok hari,Selasa 12/05/2026.

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Puji Langkah Responsif Bupati Tangani Musibah Waer
LABRAK Resmi Nyatakan sikap terus Perjuangkan tuntutan Penambang Tradisional,Desak DPRD Turun kejalan suarakan Aspirasi
Penganiayaan Anak di Sumenep Jadi Sorotan, Kasus Libatkan Oknum Sekdes
Petani Pohuwato Turun Jalan, Tuntut Kadis Pertanian Dicopot
Penghargaan pendidikan bukti Maluku Tenggara mampu bersaing dan Maju
Bupati dan Wabup “HILANG”, Demonstran Penambang Tradisional kecewa pilih Tunda kunjungan Lapangan bersama DPRD
Demo Masyarakat Penambang Masuk Hari Kedua, massa Aksi Jemur Kaos hingga pakaian dalam
Penambang Rakyat Memasak di Kantor Bupati Pohuwato,Ancam hingga Menginap sampai Ada Jaminan Aktivitas Tambang Tak Diganggu Perusahaan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 12:24

Pemuda Muhammadiyah Puji Langkah Responsif Bupati Tangani Musibah Waer

Wednesday, 13 May 2026 - 12:07

LABRAK Resmi Nyatakan sikap terus Perjuangkan tuntutan Penambang Tradisional,Desak DPRD Turun kejalan suarakan Aspirasi

Wednesday, 13 May 2026 - 11:31

Penganiayaan Anak di Sumenep Jadi Sorotan, Kasus Libatkan Oknum Sekdes

Tuesday, 12 May 2026 - 09:26

Petani Pohuwato Turun Jalan, Tuntut Kadis Pertanian Dicopot

Tuesday, 12 May 2026 - 08:45

Penghargaan pendidikan bukti Maluku Tenggara mampu bersaing dan Maju

Berita Terbaru