Satreskrim Polres Pohuwato Kembali Tindak Aktivitas PETI di Desa Teratai

Thursday, 4 June 2026 - 11:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Istimewa

Dok.Istimewa

Akulturasipost, Pohuwato–Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas  Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Pohuwato, Kamis (4/6/2026).

Penindakan dilakukan di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, setelah aparat kepolisian menerima laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pertambangan ilegal yang menggunakan alat berat excavator.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Pohuwato IPTU Renly Turangan, S.H. bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan.

Sekitar pukul 05.30 Wita, petugas menemukan aktivitas pertambangan tanpa izin yang tengah berlangsung menggunakan satu unit excavator.

Namun, saat aparat mendekati lokasi, operator alat berat diduga melarikan diri memanfaatkan kondisi medan yang curam sehingga belum berhasil diamankan.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan satu unit excavator merek Kobelco beserta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI sebagai barang bukti.

Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim IPTU Renly Turangan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Partisipasi masyarakat sangat membantu dalam upaya penindakan aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan,” ujar IPTU Renly Turangan.

Ia menegaskan bahwa Polres Pohuwato akan terus berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap seluruh aktivitas PETI yang masih ditemukan di wilayah hukum Polres Pohuwato.

Menurutnya, penyelidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat, termasuk operator alat, pemilik alat berat, pemilik lokasi, hingga pihak yang diduga sebagai pemodal aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

“Seluruh pihak yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari satu unit excavator, lima unit mesin alkon, tiga lembar karpet merah, sejumlah selang, pipa besi bercabang, satu unit mesin sensor merek STIHL, alat dulang, serta material tanah yang diduga berasal dari aktivitas pertambangan tanpa izin.

Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Pohuwato untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Lahan Dibakar, Api Merambat ke Permukiman: Jalur Trans Sulawesi, Desa Londoun Sempat Lumpuh
Korem 133/Nani Wartabone Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Spiritual Hadapi Kemarau di Gorontalo
Perkuat Mental dan Semangat Kejuangan, Kodim 1313/Pohuwato Terima Pembinaan Bintal dari Bintaldam XIII/Merdeka
Kodim 1313 Pohuwato bersama Bupati Saipul Mbuinga Gelar Istighosah untuk keselamatan dan Ketentraman Daerah
Buktikan Konsistensi Perjuangan,LSM LABRAK Gelar GEBRAK KE-19, Tempa Kader Peduli, Kritis & Berani
Diduga Sebut Pelapor “Lonte” dan “Pelacur”, Oknum ASN Pohuwato Dilaporkan ke Polisi
Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?
Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 13:01

Lahan Dibakar, Api Merambat ke Permukiman: Jalur Trans Sulawesi, Desa Londoun Sempat Lumpuh

Tuesday, 15 September 2026 - 06:57

Korem 133/Nani Wartabone Gelar Sholat Istisqa, Ikhtiar Spiritual Hadapi Kemarau di Gorontalo

Tuesday, 15 September 2026 - 04:19

Perkuat Mental dan Semangat Kejuangan, Kodim 1313/Pohuwato Terima Pembinaan Bintal dari Bintaldam XIII/Merdeka

Tuesday, 15 September 2026 - 04:05

Kodim 1313 Pohuwato bersama Bupati Saipul Mbuinga Gelar Istighosah untuk keselamatan dan Ketentraman Daerah

Monday, 14 September 2026 - 12:42

Buktikan Konsistensi Perjuangan,LSM LABRAK Gelar GEBRAK KE-19, Tempa Kader Peduli, Kritis & Berani

Berita Terbaru