Forum Gerakan Aliansi Kesehatan menegaskan kesiapannya untuk mendeklarasikan diri sebagai kekuatan kontrol sosial di sektor kesehatan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Aktivis Kesehatan, Majid Mustaki, saat memberikan keterangan kepada awak media.
Majid Mustaki menegaskan bahwa kehadiran Forum Gerakan Aliansi Kesehatan bukan untuk menciptakan konflik, apalagi menjadi musuh bagi organisasi lintas profesi kesehatan. Sebaliknya, forum ini hadir sebagai bagian dari pembela kebenaran dan penjaga marwah dunia kesehatan.
“Kami hadir bukan untuk menjadi musuh organisasi lintas profesi kesehatan. Kami tegaskan, kami akan menjadi bagian dari pembela kebenaran dan penjaga marwah kesehatan,” tegas Majid.
Ia menilai, kehadiran forum ini menjadi kebutuhan mendesak setelah maraknya oknum-oknum tertentu yang mencoba menjadikan isu kesehatan sebagai alat penghakiman sepihak terhadap institusi kesehatan dan tenaga kesehatan, tanpa proses klarifikasi, kajian objektif, maupun pemahaman utuh atas persoalan yang terjadi.
“Isu kesehatan hari ini terlalu mudah digiring menjadi penghakiman. Institusi dan tenaga kesehatan disudutkan, seolah menjadi pihak yang paling bersalah, padahal banyak persoalan bersumber dari sistem dan kebijakan,” lanjutnya.
Majid menegaskan bahwa sektor kesehatan tidak boleh terus dijadikan kambing hitam atas persoalan kompleks yang bersifat struktural. Menurutnya, penghakiman tanpa dasar justru merusak kepercayaan publik dan melemahkan semangat tenaga kesehatan yang bekerja dalam keterbatasan.
Forum Gerakan Aliansi Kesehatan, kata Majid, akan berdiri di garis depan untuk meluruskan narasi yang menyesatkan, membuka fakta secara objektif, serta mengawal setiap isu kesehatan agar dibahas secara adil dan bertanggung jawab.
“Forum ini bukan alat pembenaran dan bukan pula alat serangan. Ini adalah forum penjaga marwah kesehatan. Kami akan berdiri bersama kebenaran, siapa pun yang benar harus dibela, siapa pun yang keliru harus diluruskan,” pungkasnya.
Rencana deklarasi Forum Gerakan Aliansi Kesehatan diharapkan menjadi momentum konsolidasi elemen kesehatan dan masyarakat sipil untuk menghentikan praktik penghakiman sepihak serta membangun sistem kesehatan yang berintegritas dan bermartabat.






