Akulturasipost,Pohuwato—Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus memperkuat langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Hal tersebut tercermin dalam audiensi pengendalian inflasi yang diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Sekretaris Daerah Iskandar Datau, bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Ciptoning Suryo Condro, serta Kepala Perum Bulog Gorontalo, Laode Suleman, SP, Rabu (21/01/2026).
Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Bupati Pohuwato itu turut dihadiri jajaran Perwakilan Bank Indonesia, unsur Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Pohuwato yang diwakili Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda Ukhra Mohonggi dan Ulfa Hunowu, serta Tenaga Ahli Bupati.
Dalam pertemuan tersebut, perhatian utama diarahkan pada kesiapan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan yang diperkirakan akan dimulai sekitar 27 hari ke depan. Bupati Saipul menekankan pentingnya memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan, terutama beras, yang menjadi komoditas utama konsumsi masyarakat.
“Kami berharap adanya perhatian serius dari semua pihak, khususnya Perum Bulog Gorontalo, agar pasokan beras di Kabupaten Pohuwato tetap aman dan mencukupi,” ujar Bupati.
Selain beras, audiensi juga membahas ketersediaan komoditas strategis lainnya seperti daging sapi, daging ayam, telur, serta berbagai kebutuhan pokok yang biasanya mengalami peningkatan permintaan selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Bupati Saipul menegaskan bahwa tingginya kebutuhan masyarakat harus diantisipasi sejak dini melalui langkah konkret, salah satunya dengan pelaksanaan operasi pasar guna menekan potensi lonjakan harga.
“Perhatian dari kita semua, terutama melalui langkah-langkah seperti operasi pasar, sangat penting dilakukan, mengingat tidak lama lagi kita akan menyambut bulan puasa,” jelasnya.
Ia juga mengharapkan adanya sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, dan Perum Bulog, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, demi memastikan keamanan pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
“Kita semua tentu berharap tidak ada satu pun kebutuhan masyarakat yang tidak tersedia di pasaran, serta memastikan harga tetap terjangkau dan tidak mengalami lonjakan,” harap Bupati.
Di akhir audiensi, Bupati Pohuwato menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perwakilan Bank Indonesia dan Perum Bulog Gorontalo atas koordinasi dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Semoga apa yang kita bahas hari ini dapat tercapai, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan yang diinginkan dengan harga yang mudah dan terjangkau,” pungkasnya.
Tim redaksi






