PETI Bulangita Kembali Jadi Sorotan: Pemuda Ditemukan Tewas, Kondisi Jasad Picu Tanda Tanya Besar

Thursday, 5 March 2026 - 20:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost.com, Pohuwato – Ketenangan warga Pohuwato tiba-tiba pecah oleh kabar tragis yang mengundang kegelisahan sekaligus kemarahan. Seorang pemuda berusia 18 tahun, ML, warga Dusun Banjar II, Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, ditemukan tak bernyawa di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bulangita, Kamis (5/3/2026).

Namun kematian ini tidak sekadar kabar duka biasa. Kondisi tubuh korban justru memunculkan misteri yang menggetarkan warga.
Menurut keterangan warga yang melihat langsung jenazah korban, tubuh Mahmud dipenuhi luka di beberapa bagian, mulai dari wajah, perut hingga kedua kakinya. Yang paling mengejutkan, terdapat bekas luka yang menyerupai jeratan tali di bagian leher.

Temuan ini langsung memicu dugaan bahwa kematian Mahmud bukanlah peristiwa biasa.
“Kalau melihat kondisinya, ini kematian tidak wajar. Luka ada di banyak bagian tubuh, dan di leher ada bekas seperti jeratan,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Seolah belum cukup dengan misteri kondisi tubuh korban, proses pengantaran jenazahnya justru menambah tanda tanya besar.

Alih-alih melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar aparat datang langsung ke lokasi kejadian perkara (TKP), jenazah ML disebut diantar langsung ke rumah keluarganya di Desa Bumbulan oleh seorang pria bernama Daeng Fira.
Keputusan tersebut membuat warga semakin curiga.
“Kenapa tidak dilaporkan dulu ke polisi? Kalau ada kejadian seperti ini seharusnya polisi datang ke TKP. Ini malah langsung diantar pulang. Ini yang membuat orang bertanya-tanya,” ujar seorang warga.

Kini peristiwa ini mulai menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. Banyak warga yang menilai kematian pemuda tersebut harus diungkapkan secara terang agar tidak menimbulkan spekulasi yang semakin bohong.
Apalagi lokasi kejadian berada di kawasan PETI Bulangita, wilayah yang selama ini diketahui memiliki aktivitas penambangan emas tanpa izin yang sangat dekat dengan Mapolres Pohuwato.

Saat ini jenazah ML telah dibawa ke RSUD Bumi Panua Pohuwato untuk dilakukan otopsi, yang diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepolisian Resor Pohuwato belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa yang kini menyita perhatian publik tersebut.
Warga berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini, karena satu nyawa telah melayang dan keluarga korban berhak mengetahui kebenaran.
Di balik sepinya kawasan PETI Bulangita, kini tersimpan sebuah pertanyaan yang terus bergejolak :
Apa sebenarnya yang terjadi? (Tim redaksi)

Berita Terkait

Jangan Biarkan Amanah Pendiri KUD DHARMA TANI Menjadi Sejarah yang Dikhianati Pengurus!!! Harson Ali Bersuara untuk Penambang RAKYAT Gunung Pani.
OPM Soroti pernyataan Rahmat di konflik Pani, Hasan Lasiki “KUD Jangan jadi Kaki tangan Kolonialisme!,”
BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi
SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi
Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini
Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri
‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”
Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 03:24

Jangan Biarkan Amanah Pendiri KUD DHARMA TANI Menjadi Sejarah yang Dikhianati Pengurus!!! Harson Ali Bersuara untuk Penambang RAKYAT Gunung Pani.

Thursday, 29 October 2026 - 01:06

OPM Soroti pernyataan Rahmat di konflik Pani, Hasan Lasiki “KUD Jangan jadi Kaki tangan Kolonialisme!,”

Wednesday, 28 October 2026 - 11:32

BAZNAS Pohuwato Apresiasi JNE Tunaikan Zakat Maal, Perusahaan Pengelola SDA Diimbau Ikut Berkontribusi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:21

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:02

Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini

Berita Terbaru