Akulturasipost, POHUWATO – Seorang anak berinisial AM (9)menjadi korban dugaan penganiayaan dalam insiden rumah tangga yang terjadi di wilayah Komunal, Desa Buntulia Barat, Kabupaten Pohuwato, Rabu (25/03/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Peristiwa tersebut diduga melibatkan seorang pria yang disebut sebagai ayah tiri korban. Berdasarkan keterangan ibu korban, Rita, kejadian bermula dari percakapan antara dirinya dengan terduga pelaku terkait keberadaan seorang tetangga.
Saat itu, keduanya tengah duduk bersama sebelum pelaku menanyakan keberadaan tetangga yang tinggal bersebelahan. Rita mengaku tidak mengetahui dan menjelaskan bahwa tetangga tersebut telah keluar bersama suaminya. Namun, pertanyaan itu terus berlanjut hingga memicu ketegangan.
Rita mengaku sempat mengingatkan agar tidak mencampuri urusan orang lain guna menghindari kesalahpahaman. Alih-alih mereda, percakapan justru berkembang menjadi pertengkaran yang semakin memanas.
Dalam situasi tersebut, terduga pelaku disebut mengambil sebilah pisau dari dapur. Upaya untuk mengamankan senjata tajam itu berubah menjadi aksi saling berebut antara keduanya.
“Dia mengambil pisau dari dapur, dan saat kami saling berebut, anak saya yang justru terkena,” ujar Rita.
Ia menambahkan, terduga pelaku juga sempat mengungkapkan adanya persoalan lain, termasuk rencana “baku nae” dengan pihak tertentu, yang diduga turut memicu emosi.
Insiden tersebut turut disaksikan oleh sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penanganan kasus tersebut.
Sementara itu, kondisi korban dilaporkan mengalami syok pasca kejadian dan masih menjadi perhatian keluarga.






