IMM Gorontalo Geram: Aktivis Dipanggil Polisi, Perusahaan Tambang Dituding Bungkam Suara Rakyat

Saturday, 4 April 2026 - 13:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syahril Razak, DPD IMM Gorontalo (foto istimewa)

Syahril Razak, DPD IMM Gorontalo (foto istimewa)

 Akulturasipost,Gorontalo – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Gorontalo melontarkan kritik keras terhadap penanganan kasus yang menyeret sejumlah aktivis ke ranah hukum. Melalui Kepala Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik, Syahril Razak, IMM menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut, bahkan membuka peluang aksi lanjutan sebagai bentuk kontrol sosial.

Syahril menilai, surat panggilan yang dilayangkan kepada aktivis patut diduga sebagai bentuk pembungkaman terhadap suara kritis. Ia menyebut perusahaan tambang yang melaporkan kasus tersebut tidak menunjukkan kedewasaan dalam menyelesaikan polemik yang tengah bergulir di tengah masyarakat.

“Selaku DPD IMM, kami menilai pihak Polda Gorontalo terlalu cepat menindaklanjuti laporan dari perusahaan. Sementara dalam sejumlah kasus lain, seperti kerusakan lingkungan yang diduga disebabkan perusahaan serta persoalan tali asih yang belum terselesaikan, justru terkesan lamban,” tegas Syahril.

Tak hanya itu, IMM juga menyampaikan kekecewaan terhadap sikap perusahaan yang dinilai provokatif. Menurut Syahril, langkah hukum yang diambil berpotensi memicu gelombang perlawanan dari masyarakat Pohuwato karena akar persoalan belum diselesaikan secara menyeluruh.

Ia memperingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi. IMM, kata dia, tidak akan tinggal diam dan siap mengonsolidasikan gerakan, baik di tingkat daerah maupun nasional, untuk melawan segala bentuk upaya pembungkaman suara rakyat.

“Jangan harap semua akan baik-baik saja ketika suara dibungkam dan demokrasi dicederai. Kami akan mengambil langkah tegas untuk melawan pihak-pihak yang mencoba melumpuhkan demokrasi di bumi Serambi Madinah,” ujarnya.

Lebih lanjut, IMM menilai kondisi ini sebagai ancaman serius bagi kebebasan berekspresi, khususnya bagi mahasiswa dan pemuda. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan semakin banyak korban dari praktik pembungkaman terhadap suara kritis di Gorontalo.

Secara kelembagaan, DPD IMM Gorontalo juga menyayangkan sikap aparat penegak hukum yang dinilai lebih fokus pada laporan terhadap aktivis dibanding menyelesaikan persoalan lingkungan dan konflik sosial yang hingga kini belum menemukan titik terang.

Diketahui, Ketua Cabang IMM Pohuwato turut masuk dalam daftar pihak yang dilaporkan ke Polda Gorontalo. Menanggapi hal tersebut, IMM menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap menghadapi segala bentuk tekanan yang dinilai mengancam kebebasan berpendapat.(Tim Redaksi) 

Berita Terkait

Terancam Jerat UU Migas, Polisi Tahan Warga Buntulia Utara Terkait Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi
Cagar Alam Bukan Zona Negosiasi, Sikap BKSDA “abu abu” Presiden LABRAK : Jangan-Jangan Ikut main
Rachmat Gobel Siapkan Desa Tilihua Jadi Sentra Kacang Modern Terintegrasi di Gorontalo
Gagalkan Penyelundupan Sianida dari Filipina, Ditpolairud Polda Gorontalo Sita 77 Karung Bahan Berbahaya di Perairan Gorontalo Utara
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Pesisir Leato Selatan Gorontalo, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Alat Berat di Kawasan Terlarang? BKSDA Bilang Tidak, TNI AL: “Kami Punya Bukti!”
Wujudkan SDM Unggul, Polres Malra Launching Program “Polisi Mengajar”
Polres Pohuwato Sikat PETI di Bulangita: Excavator Diamankan, Operator Ditangkap
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 06:56

Terancam Jerat UU Migas, Polisi Tahan Warga Buntulia Utara Terkait Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi

Friday, 8 May 2026 - 05:51

Cagar Alam Bukan Zona Negosiasi, Sikap BKSDA “abu abu” Presiden LABRAK : Jangan-Jangan Ikut main

Thursday, 7 May 2026 - 07:06

Rachmat Gobel Siapkan Desa Tilihua Jadi Sentra Kacang Modern Terintegrasi di Gorontalo

Wednesday, 6 May 2026 - 10:49

Gagalkan Penyelundupan Sianida dari Filipina, Ditpolairud Polda Gorontalo Sita 77 Karung Bahan Berbahaya di Perairan Gorontalo Utara

Tuesday, 5 May 2026 - 14:49

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Pesisir Leato Selatan Gorontalo, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru