Kasus Pembunuhan Nus Kei Masuk Tahap Krusial, SPDP Resmi Diserahkan ke Kejaksaan

Wednesday, 22 April 2026 - 10:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan SPDP ke kejaksaan Malra

Penyerahan SPDP ke kejaksaan Malra

Akulturasipost, Maluku Tenggara—Proses hukum kasus pembunuhan Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, terus berlanjut hingga memasuki tahap krusial. Pada Rabu, 22 April 2026, penyidik Satreskrim Polres Maluku Tenggara resmi menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri setempat. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa penyidikan telah berjalan sesuai prosedur dan membuka jalan bagi koordinasi intensif antara polisi dan jaksa penuntut umum.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menjelaskan bahwa pengiriman SPDP merupakan kewajiban hukum yang harus dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan transparansi serta keabsahan langkah hukum yang diambil. “Dokumen ini kami serahkan sebagai pemberitahuan resmi bahwa proses penyidikan sedang berjalan aktif dan akan terus dikawal hingga tuntas,” ujarnya dalam keterangan pers.

Perlu diketahui, peristiwa naas ini bermula dari insiden penikaman yang terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu, 19 April 2026. Berkat respon cepat aparat, dua orang pelaku berhasil diamankan hanya dalam waktu singkat. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan setelah melalui serangkaian pemeriksaan administrasi serta kesehatan yang ketat.

Dalam berkas perkara, kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait dugaan pembunuhan berencana dan penganiayaan bersama yang menyebabkan kematian. Pasal yang diterapkan yakni Pasal 459 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup, serta Pasal 458 KUHP juncto ketentuan tindak pidana secara bersama-sama, guna menjerat seluruh pelaku yang terlibat.

Hingga saat ini, situasi keamanan di wilayah Maluku Tenggara tetap terjaga kondusif. Pihak kepolisian menegaskan seluruh proses dilakukan secara profesional dan berpedoman pada undang-undang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terprovokasi isu, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat demi terwujudnya keadilan yang nyata.(Redaksi/Erick) 

Berita Terkait

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi
Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri
‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”
Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka
Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara
Prabowo Akui Banyak Kekurangan MBG, 13 Orang Jadi Tersangka dan 353 Dipecat
Nama TNI Diduga Dicatut untuk Lindungi PETI Bulangita, Sosok HD Jadi Sorotan ‎

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 03:21

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi

Wednesday, 28 October 2026 - 02:40

Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri

Wednesday, 28 October 2026 - 01:21

‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”

Monday, 26 October 2026 - 10:22

Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita

Monday, 26 October 2026 - 10:17

Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara

Berita Terbaru