Kepemimpinan Luar Biasa”, Rumaf: Raudha Inspirasi Pendidikan Malra

Tuesday, 28 April 2026 - 13:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Amin Rumaf, Pengurus Taman Bacaan Nuhu Evav (TBNE). Dok Erick

Ahmad Amin Rumaf, Pengurus Taman Bacaan Nuhu Evav (TBNE). Dok Erick

Kabupaten Maluku Tenggara – Kesuksesan penyelenggaraan Festival Budaya dan Pameran menyongsong Hardiknas 2026 di hari kedua, Selasa (28/04/2026), mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan animo warga masyarakat yang datang membanjiri Halaman upacara Dinas Pendidikan Malra untuk menonton langsung Perlombaan Festival serta membeli hasil kerajinan Tangan khas lokal dan mencicipi aneka kuliner tradisional yang di pamerkan pada Stand – stand UMKM yang telah disediakan oleh Panitia

Salah satu apresiasi hangat datang langsung dari Pengurus Taman Bacaan Nuhu Evav (TBNE), Ahmad Amin Rumaf, yang secara khusus memuji inisiasi luar biasa yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam kesempatannya, Rumaf sangat terkesan dengan tema lokal yang diusung tahun ini, “Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti Bagi Ibu Pertiwi”.

Menurutnya, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah pemikiran besar yang sangat mendalam, visioner, dan menjadi landasan kuat bagi kemajuan pendidikan di daerah khususnya di Maluku Tenggara.

Namun, pujian terbesar disampaikannya kepada sosok Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Bin Raudah Arif Hanoeboen. 

Rumaf menilai, di bawah kepemimpinan Ibu Raudha, dunia pendidikan di Maluku Tenggara mengalami banyak kemajuan dan terobosan yang sangat menginspirasi.

“Saya sangat kagum dan yakin dengan kepemimpinan Ibu Kepala Dinas Pendidikan yang luar biasa. Beliau memiliki kepribadian yang baik, menjadi teladan, dan sangat inovatif dengan terobosan-terobosan baru,” ujar Rumaf dengan penuh kekaguman.

Keberhasilan menggelar festival dan pameran sebesar ini, menurutnya, adalah bukti nyata kerja keras dan dedikasi yang luar biasa dalam memajukan dunia pendidikan di Maluku Tenggara.

“Terobosan yang dilakukan sangat luar biasa, mampu membangkitkan semangat dan kreativitas seluruh peserta didik untuk tampil berani dan percaya diri,” tambahnya.

Rumaf pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemuda untuk terus mendukung kepemimpinan dan program-program yang telah digagas.

“Mari kita buktikan bahwa dari Maluku Tenggara, kita mampu melahirkan pemikiran besar dan karya nyata bagi kemajuan peradaban bangsa,” pungkasnya.(Redaksi/Erick)

Berita Terkait

Penambang Tradisional Pohuwato Sampaikan Aspirasi kepada Gubernur Gorontalo, Keluhkan Larangan Beraktivitas di Sungai Kaya Nanasi
Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca
DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati
PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan

Berita Terkait

Saturday, 1 August 2026 - 20:06

Penambang Tradisional Pohuwato Sampaikan Aspirasi kepada Gubernur Gorontalo, Keluhkan Larangan Beraktivitas di Sungai Kaya Nanasi

Thursday, 30 July 2026 - 20:09

Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca

Thursday, 30 July 2026 - 05:10

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Berita Terbaru