Akulturasipost,Maluku Tenggara – Kreativitas dan keterampilan luar biasa kembali ditunjukkan oleh para warga belajar di Kabupaten Maluku Tenggara. Kali ini giliran Satuan Pendidikan Kesetaraan yang menampilkan hasil karya terbaik mereka di ajang Festival dan Pameran hardiknas 2026.
Berlokasi di stand pameran khusus Lapangan Upacara Dinas Pendidikan Malra, Selasa (28/04/2026), Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) bersama SKB memukau pengunjung dengan beragam produk unggulan yang sangat memikat mata dan hati.
Sekretaris DPD Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Malra, Semuel Punjanan, dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas semangat dan dedikasi para peserta didik.
“Kami sangat bangga, apa yang ditampilkan di stand ini bukan sekadar pajangan biasa, melainkan bukti nyata bahwa pendidikan kesetaraan juga mampu melahirkan generasi yang terampil, kreatif, dan mandiri,” ungkap Semuel dengan bangga.
Di area stand ini, pengunjung seolah dibawa menjelajahi kekayaan budaya dan alam daerah ini yang diolah menjadi barang-barang bernilai tinggi.
Salah satu daya tarik utama adalah ragam kerajinan tangan yang dibuat dengan sangat detail dan penuh seni. Pengunjung dapat menyaksikan langsung keindahan pot bunga yang unik, kursi rotan yang nyaman dan estetik, hingga kotak tisu yang terbuat dari bahan alami seperti siput, serta piring makan tradisional yang ditenun dan dibentuk dari bambu murni.
Semua karya seni ini memiliki nilai keindahan tersendiri dan sangat ramah lingkungan, menunjukkan betapa besarnya potensi yang dimiliki oleh para warga belajar.
Tidak hanya kerajinan, stand ini juga memanjakan lidah para pengunjung dengan kehadiran berbagai kuliner tradisional. Beragam jenis cemilan dan snack khas daerah yang rasanya sangat menggugah selera turut disajikan, menjadi bukti bahwa warisan kuliner leluhur tetap terjaga dan dicintai.
Yang membuat semua ini semakin istimewa adalah fakta bahwa seluruh karya yang dipajang dan dijual ini merupakan hasil karya tangan para warga belajar PKBM sendiri.
Ini membuktikan bahwa di samping menuntut ilmu secara akademis, mereka juga dibekali dengan keterampilan hidup (life skills) yang sangat berguna untuk masa depan.
“Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa PKBM bukan hanya tempat belajar formal, tetapi juga wadah pembinaan keterampilan yang luar biasa. Anak-anak dan para warga belajar ini memiliki bakat yang luar biasa besar yang perlu didukung dan diapresiasi,” tambah Semuel.
Keberhasilan stand ini menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara SKB dan PKBM dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus melestarikan budaya dan kearifan lokal melalui karya-karya kreatif yang memukau. (Redaksi/Erick)






