MENGEJUTKAN! Terungkap dugaan otak dari Aktivitas alat berat Di CA hutan Mangrove adalah OKNUM POLISI

Saturday, 2 May 2026 - 06:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost, Pohuwato—Kisruh Penangkapan Alat berat yang beroperasi di lokasi Cagar Alam Mangrove Tanjung panjang menemui babak baru, pasca unit di amankan di POS AL, Marisa, Pohuwato , fakta-fakta baru mulai terkuak.(02/05/2026) 

Terkonfirmasi Menurut keterangan Pekerja tambak yang saat itu bekerja memupuk Tambak di lingkungan tersebut.Aktifitas Ilegal itu di prakarsai dan dikendalikan Oleh oknum Polisi berinisial AS. 

Hal ini di benarkan Oleh Danposal Pohuwato, Lettu Laut(T) Sutiyono saat di temui di kantornya pada 1 Mei kemaren. 

“Ia benar, saat penangkapan kemaren kami dapatkan informasi dari para pekerja tambak terkait siapa yang mengendalikan aktivitas alat berat ini, terkonfirmasi bernama AS, Terkait apakah dia merupakan Oknum Anggota Kepolisian dan bertugas di mana tentunya masih akan kami dalami dan koordinasikan yang jelas memang dialah pelaku dari aktivitas yang berada di CA” Tegas Lettu Laut(T) Sutiono. 

Ia pula menjelaskan sebelum Barang Bukti berhasil dievakuasi ke Pos AL Pohuwato, Terdapat banyak sekali hambatan-hambatan salah satunya upaya-upaya pengrusakan barang bukti oleh oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung-jawab. 

“Kami sulit sekali mengevakuasi ‘Hitachi’ ini, selain jaraknya yang cukup jauh dari Marisa, ternyata alat-alatnya juga di rusak, mesinnya di rusak sampe kita kesulitan betul, makanya agak lama sampai di Pos AL” Ungkapnya. 

Danlanal Gorontalo Opsla Letkol Laut(P) Hanny Chandra Sukmana melalui Danpos AL (Posal) Pohuwato Lettu Laut (T) Sutiyono Berkomitmen akan terus mengawal persoalan ini karena menyangkut dampak keselamatan Ekosistem dari Wilayah Cagar Alam Magrove Tanjung panjang kurang lebih 150Ha ini terancam. 

“Kami TNI AL LANAL Gorontalo khusunya POS AL Pohuwato Berkomitmen untuk Menegakkan Hukum di wilayah Cagar Alam dan Pantai serta Pesisir yang berada di wilayah kerja Lanal Gorontalo”. Tutupnya

Akankah ada Fakta-fakta temuan Terbaru hingga siapa-siapakah yang Ikut terlibat dalam Aktivitas ilegal ini? . (Tim Redaksi) 

Berita Terkait

Terancam Jerat UU Migas, Polisi Tahan Warga Buntulia Utara Terkait Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi
Cagar Alam Bukan Zona Negosiasi, Sikap BKSDA “abu abu” Presiden LABRAK : Jangan-Jangan Ikut main
Rachmat Gobel Siapkan Desa Tilihua Jadi Sentra Kacang Modern Terintegrasi di Gorontalo
Gagalkan Penyelundupan Sianida dari Filipina, Ditpolairud Polda Gorontalo Sita 77 Karung Bahan Berbahaya di Perairan Gorontalo Utara
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Pesisir Leato Selatan Gorontalo, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Alat Berat di Kawasan Terlarang? BKSDA Bilang Tidak, TNI AL: “Kami Punya Bukti!”
Wujudkan SDM Unggul, Polres Malra Launching Program “Polisi Mengajar”
Polres Pohuwato Sikat PETI di Bulangita: Excavator Diamankan, Operator Ditangkap
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 06:56

Terancam Jerat UU Migas, Polisi Tahan Warga Buntulia Utara Terkait Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi

Friday, 8 May 2026 - 05:51

Cagar Alam Bukan Zona Negosiasi, Sikap BKSDA “abu abu” Presiden LABRAK : Jangan-Jangan Ikut main

Thursday, 7 May 2026 - 07:06

Rachmat Gobel Siapkan Desa Tilihua Jadi Sentra Kacang Modern Terintegrasi di Gorontalo

Wednesday, 6 May 2026 - 10:49

Gagalkan Penyelundupan Sianida dari Filipina, Ditpolairud Polda Gorontalo Sita 77 Karung Bahan Berbahaya di Perairan Gorontalo Utara

Tuesday, 5 May 2026 - 14:49

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Pesisir Leato Selatan Gorontalo, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru