BMKG Lantik Sejumlah Pejabat Strategis saat Rakornas 2026 di Yogyakarta

Sunday, 17 May 2026 - 07:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Istimewa

Dok.Istimewa

Akulturasipost,Yogyakarta-Dalam rangka memperkuat struktur organisasi dan peningkatan kualitas layanan publik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika resmi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BMKG Tahun 2026 di Yogyakarta, Senin (11/5/2026).

Dilansir dari bmkg.go.id Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rotasi dan pengisian jabatan strategis tersebut merupakan bagian dari langkah penguatan kelembagaan agar BMKG semakin adaptif dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.

Menurut Faisal, para pejabat yang dilantik memegang peranan penting karena berkaitan langsung dengan pelayanan informasi kebencanaan, keselamatan masyarakat, serta kepercayaan publik terhadap institusi BMKG. Ia meminta seluruh pejabat menjalankan amanah dengan integritas, loyalitas, profesionalitas, dan respons cepat dalam menjalankan tugas.

Adapun pejabat yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Kepala BMKG Nomor 2.2.10-KB.04.04/BMKG/6/2026 yakni Dr. Wijayanto sebagai Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Teguh Rahayu sebagai Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, serta Nasrol Adil sebagai Kepala Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar.

Dalam arahannya, Faisal menekankan pentingnya penguatan sistem monitoring dan penyebarluasan informasi gempa bumi maupun tsunami secara cepat dan akurat kepada masyarakat. Ia juga mendorong optimalisasi layanan geofisika dan pengembangan standardisasi tanda waktu nasional berbasis teknologi modern.

Sementara itu, Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan pemerintah daerah melalui kepemimpinan yang responsif dan koordinasi lapangan yang efektif.

Selain penguatan teknis, Kepala BMKG turut menyoroti pentingnya budaya kerja profesional dan kolaboratif di lingkungan lembaga. Ia meminta seluruh jajaran meninggalkan pola birokrasi yang tidak produktif serta memperkuat disiplin organisasi, pengawasan internal, dan kerja tim.

Prosesi pelantikan turut disertai pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas oleh para pejabat yang dilantik. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.

Pelantikan ini juga dinilai sejalan dengan agenda strategis Rakornas BMKG Tahun 2026 yang berfokus pada transformasi organisasi, penguatan tata kelola kelembagaan, serta peningkatan kualitas layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika bagi masyarakat Indonesia.

Melalui penyegaran kepemimpinan tersebut, BMKG diharapkan semakin solid dalam memperkuat pelayanan publik dan mendukung ketahanan nasional menghadapi risiko bencana hidrometeorologi maupun geofisika.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati
PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026
Dua Saksi Dipanggil Polisi, Penyelidikan Dugaan Pengancaman Terhadap Wartawan Berlanjut
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 05:10

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Friday, 24 July 2026 - 11:26

Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan

Berita Terbaru