Sigap! Tim URC Polres Pohuwato Ringkus Terduga Pelaku Penganiayaan Sajam di Marisa

Monday, 29 June 2026 - 04:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Foto Tim Unit Reaksi Cepat Polres Pohuwato saat di TKP dugaan Penganiayaan. dok Istimewa

Kolase Foto Tim Unit Reaksi Cepat Polres Pohuwato saat di TKP dugaan Penganiayaan. dok Istimewa

POHUWATO – Respons cepat ditunjukkan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato dalam menangani dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, Sabtu (27/6/2026) malam.

Laporan mengenai peristiwa tersebut diterima sekitar pukul 23.12 Wita. Sesaat setelah menerima informasi, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim bersama personel piket dan anggota Samapta langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk mengamankan situasi sekaligus mengumpulkan keterangan awal.

Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas mendapati korban telah dievakuasi ke RSUD Bumi Panua Pohuwato untuk mendapatkan penanganan medis. Tim kemudian melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui melarikan diri usai kejadian.

Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Renly Turangan, S.H., mengungkapkan bahwa berkat koordinasi dan gerak cepat personel di lapangan, terduga pelaku berhasil diamankan di Desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio, sekitar pukul 00.06 Wita atau kurang dari satu jam setelah laporan diterima.

“Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak menuju TKP dan melakukan pengejaran. Terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat,” ujar IPTU Renly Turangan.

Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Pohuwato guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, penyidik terus mendalami perkara dengan memeriksa sejumlah saksi, menunggu hasil visum korban, serta melakukan pencarian barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden itu diduga dipicu persoalan rumah tangga yang berawal dari rasa cemburu. Meski demikian, polisi menegaskan motif tersebut masih terus didalami sebagai bagian dari proses penyidikan.

Korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bumi Panua Pohuwato akibat luka yang dideritanya.

IPTU Renly Turangan menegaskan bahwa Polres Pohuwato berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan transparan terhadap setiap laporan masyarakat.

“Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara maksimal sebagai bentuk komitmen Polres Pohuwato dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” Tutupnya.(Tim Redaksi) 

Berita Terkait

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati
PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026
Dua Saksi Dipanggil Polisi, Penyelidikan Dugaan Pengancaman Terhadap Wartawan Berlanjut

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 05:10

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Friday, 24 July 2026 - 11:26

Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan

Berita Terbaru