Akulturasipost,JAKARTA — Kabar duka menyelimuti Indonesia. Tokoh nasional asal Gorontalo, H. Rachmat Gobel, dikabarkan wafat pada Jumat (10/7/2026) dini hari di Jakarta. Kepergian mantan Menteri Perdagangan RI, pengusaha nasional, sekaligus Anggota DPR RI tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, masyarakat, serta berbagai kalangan yang mengenal kiprah dan pengabdiannya kepada bangsa.
Berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi, Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet, Jakarta, dalam usia 63 tahun. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jakarta sebelum direncanakan dimakamkan di TMP Kalibata.
Semasa hidupnya, Rachmat Gobel dikenal sebagai figur yang berhasil memadukan kepemimpinan di dunia usaha dengan pengabdian di bidang pemerintahan dan politik. Sebagai penerus Gobel Group, ia berperan dalam pengembangan industri elektronik nasional. Di pemerintahan, ia pernah dipercaya menjabat Menteri Perdagangan Republik Indonesia periode 2014–2015, sebelum melanjutkan pengabdian sebagai anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024.
Bagi masyarakat Gorontalo, sosok Rachmat Gobel bukan hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga sebagai putra daerah yang konsisten mendorong pembangunan kawasan timur Indonesia. Dalam berbagai kesempatan, ia aktif memperjuangkan investasi, penguatan sektor industri, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah asalnya.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik, dunia usaha, hingga masyarakat. Sejumlah pimpinan DPR RI mengenang almarhum sebagai pribadi yang berdedikasi, memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan nasional, serta mampu menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan negara.
Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan besar bagi Indonesia. Jejak pengabdiannya dalam dunia industri, pemerintahan, dan politik akan tetap menjadi bagian dari perjalanan pembangunan nasional, sementara dedikasinya terhadap kemajuan Gorontalo akan dikenang sebagai warisan yang menginspirasi generasi penerus.(Tim Redaksi)






