Operasi SAR Tuntas, 21 Korban Kapal Nazila 05 Ditemukan Selamat di Perairan Taliabu

Thursday, 2 April 2026 - 14:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akulturasipost — Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban tenggelamnya Kapal Nazila 05 di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara, berakhir dengan hasil yang menggembirakan. Seluruh korban yang berjumlah 21 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dalam keterangannya menyebutkan, kapal tersebut berangkat dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema, Sulawesi Utara, pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 18.00 WIT. Namun, di tengah perjalanan, kapal melaporkan adanya cuaca buruk yang menyebabkan kerusakan pada bagian haluan.

Pada Senin dini hari, 30 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 WIB, nahkoda sempat menghubungi pihak keluarga dan menginformasikan kondisi darurat akibat patahnya haluan kapal.

Sekitar 30 menit kemudian, kapal melaporkan tenggelam. Seluruh penumpang dan awak kapal kemudian melakukan evakuasi mandiri menggunakan long boat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung mengadakan operasi pencarian. KN SAR Bhisma diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 03.00 WITA. Pencarian kemudian diperkuat dengan pengerahan RB 216 Gorontalo pada pukul 05.00 WITA guna memperluas jangkauan operasi.

Perkembangan signifikan terjadi pada pukul 06.00 WITA, setelah Com Center Palu menerima laporan dari penjaga rakit di perairan Bolaang Selatan yang menginformasikan keberadaan seluruh korban.

Berdasarkan informasi tersebut, tim SAR segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengevakuasi seluruh korban dalam keadaan selamat.

(Tim redaksi) 

Berita Terkait

Ambon Kota Musik: Harmoni Timur Indonesia yang Mendunia
Pernyataan Viral Perusahaan Tambang Picu Sorotan Baru, LABRAK Siapkan Laporan ke ESDM hingga Komnas HAM
Menguak Oknum Polisi dan Keterlibatan Pihak lain dibalik Aktivitas Ilegal di CA Tanjung panjang Pohuwato
Arab Saudi Tutup Umrah untuk Jamaah Asing Mulai 18 April 2026, Ini Alasannya
Mulai April 2026, ASN WFH Setiap Jumat—Ini Alasan Pemerintah
Rapat Komisi III Memanas, Hinca Pandjaitan Desak Copot Jaksa Karo di Kasus Amsal Sitepu
Gempa Dahsyat M 7,6 Guncang Manado, Picu Kepanikan dan Telan Korban Jiwa
Yusuf Mbuinga Bongkar “Aroma Busuk” Penegakan Hukum di Pohuwato
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 05:24

Ambon Kota Musik: Harmoni Timur Indonesia yang Mendunia

Wednesday, 20 May 2026 - 01:01

Pernyataan Viral Perusahaan Tambang Picu Sorotan Baru, LABRAK Siapkan Laporan ke ESDM hingga Komnas HAM

Monday, 4 May 2026 - 10:24

Menguak Oknum Polisi dan Keterlibatan Pihak lain dibalik Aktivitas Ilegal di CA Tanjung panjang Pohuwato

Saturday, 4 April 2026 - 07:23

Arab Saudi Tutup Umrah untuk Jamaah Asing Mulai 18 April 2026, Ini Alasannya

Friday, 3 April 2026 - 14:07

Mulai April 2026, ASN WFH Setiap Jumat—Ini Alasan Pemerintah

Berita Terbaru

Podcast Teras Akulturasipost bersama Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato yang dihadiri oleh Kasat lantas, Kanit Kamsel dan Unit Gakkum. Dok Akulturasi/Arsady

Advetorial

Podcast Teras Akulturasipost bareng Satlantas Polres Pohuwato

Wednesday, 17 Jun 2026 - 04:09