Akulturasipost, Pohuwato—Penangkapan Alat berat excavator jenis Hitachi yang beraktivitas di Cagar Alam Mangrove Tanjung panjang oleh LANAL Gorontalo di Desa Siduwonge Kecamatan Randangan,Pohuwato pada April lalu kini menjadi Sorotan publik.(04/05/2026)
Di sebut-sebut pemilik alat berat ini merupakan oknum kepolisian Inisial AS.Menurut informasi yang di himpun,rekam jejak keanggotaan sang Pemilik Alat , AS pernah menjadi anggota di Polres Pohuwato yang kemudian pindah ke Polda Gorontalo yang kini bertugas di Makassar.
“Iya memang benar , disinyalir alat itu milik oknum Polisi namun dia sudah tidak bertugas di Pohuwato lagi, hanya memang ia pernah ditugaskan di sini sebelumnya,Selanjutnya pindah di Polda Gorontalo dan katanya sekarang sudah di Makassar, tapi jelasnya ia ditugaskan di Polda atau Polres itu tidak diketahui secara pasti”, Ucap narasumber yang tidak ingin di sebutkan identitasnya.
Pernyataan ini malah justru menambah Rapor merah penegakan Hukum dibadan instansi kepolisian itu sendiri di tengah Atensi Kepolisian RI dalam pemberantasan Pertambangan Ilegal di Indonesia
Menurut sumber dari lapangan, aktivitas ilegal ini pun di ketahui oleh Serikat Petani Tambak yang di Ketuai oleh Irfan. Di konfirmasi melalui Via telpon Whatsapp irfan mengakui bahwa memang adanya aktivitas pertambakan di lokasi Cagar Alam ini di ketahui olehnya.
” Iya memang benar, aktivitas Tambak di lokasi Itu ada dan sudah dikerjakan bahkan jauh sebelum Tambak Siduwonge di Tetapkan sebagai Wilayah Cagar alam di 2006″ungkapnya.
Ia pula membantah isu bahwa lahan Tambak itu sedang di buka pada saat penangkapan berlangsung
“Saat kejadian penangkapan alat itu bukan sedang membuka lahan karena memang sudah di larang membuka lahan baru di daerah CA, itu mereka sedang memperbaiki pematang Tambak” Tandasnya.
Terkait siapa pemilik alat dan pelaku usaha Tambak di lingkungan tersebut ia mengatakan tidak memiliki informasi lebih dalam hanya saja ia membenarkan bahwa alat ini berasal dari Makasar.
Apakah memang tidak terpantau atau bahkan mungkin malah ikut Terlibat di dalamnya ?, akan kembali di kupas tuntas satu persatu. (Tim Redaksi)






